Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding. (Foto: Medcom.id/Arga Sumantri)
Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding. (Foto: Medcom.id/Arga Sumantri)

PKB: Tidak Ada Tempat bagi Ideologi Selain Pancasila

Whisnu Mardiansyah • 08 Agustus 2019 11:27
Jakarta: Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding menegaskan ideologi khilafah tidak punya tempat di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kendati nama dan kedok ideologi itu dilabeli syariah.
 
"Apa pun namanya, Pancasila bersyariah, NKRI bersyariah, jangan di negara ini, silakan keluar sana. Anda tidak layak hidup di sini, tidak ada kompromi kalau urusan ideologi dibungkus syariah," kata Karding di Jakarta, Kamis 8 Agustus 2019. 
 
Karding mempertanyakan maksud dari Ijtima Ulama kelompok 212 yang menyatakan ingin berdirinya NKRI bersyariah. NKRI adalah final sesuai dengan mandat para pendiri bangsa terdahulu. 

"Kalau anda mau buat bersyariah, itu silakan ke negara lain, bukan di sini tempatnya, ini harga mati bagi kita," ucap Karding.
 
Baca juga: Puan: Islam dan Pancasila Rekatkan Indonesia
 
Menurutnya, usulan konsep NKRI bersyariah yang digagas kelompok 212 memiliki niatan lain. Konsep ideologi khilafah yang coba mendompleng konsep dasar bernegara.
 
"Mana ada Pancasila NKRI bersyariah. Pancasila ya Pancasila saja. NKRI ya NKRI saja, enggak ada embel-embel. Kalau ada embel-embel itu niatnya lain. Kalau mau buat Pancasila bersyariah di negara lain, jangan di sini," tegas Karding. 
 
Empat pilar kebangsaan NKRI, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan UUD 1945 sudah harga mati. Empat nilai ini yang mesti kembali digencarkan melawan ideologi khilafah itu. 
 
"Coba bayangkan, BPIP sudah ada, ini sudah ada, kok masih ada (khilafah)," pungkas dia. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>