Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (tengah). Medcom/Arga
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (tengah). Medcom/Arga

PDIP Tegaskan Jokowi-Ma'ruf Milik Seluruh Rakyat

Nasional pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Arga sumantri • 28 Juni 2019 04:18
Jakarta: PDI Perjuangan menyambut baik hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa pemilihan presiden. Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak semua pihak kembali mengedepankan persaudaraan untuk membangun bangsa.
 
"Mari kedepankan persaudaraan, karena Jokowi-Kiai Haji Maruf Amin milik kita semua tanpa ada sekat-sekat," kata Hasto di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 27 Juni 2019.
 
Hasto mengatakan MK telah membuktikan jati dirinya yang bukan hanya sebagai benteng konstitusi. MK dianggap telah menunjukkan keteguhan dalam menjaga prinsip keadilan dalam hukum dengan menjaga suara rakyat yang telah disuarakan dalam Pilpres 2019. Terlebih, partisipasi pemilih dalam Pemilu kali ini cukup tinggi, yakni 81 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dan dalil yang dituduhkan pihak pemohon tidak dilengkapi dengan bukti yang meyakinkan serta tidak terpenuhinya bukti otentik yang bisa merubah hasil, menjadikan Pak Jokowi-KH Maruf Amin memiliki legalitas konstitusional sebagai presiden dan wapres terpilih," jelasnya.
 
Hasto mengatakan, PDIP mengapresiasi kerja maraton seluruh hakim MK yang didukung oleh panitera dan tim ahli yang dinilai telah bekerja profesional. Semua elemen telah menjunjungi tinggi hukum acara penyelesaian sengketa pilpres dengan penuh kredibilitas.
 
Dengan keputusan MK tersebut, kata Hasto, PDIP bersama Partai Koalisi Indonesia Kerja (KIK) akan terus mengedepankan semangat persaudaraan nasional. Sebab, keputusan MK sudah menjadi batu loncatan tahapan pilpres.
 
Hasto pun meyakini pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bisa lapang dada menerima putusan MK. Menurut Hasto, Prabowo-Sandi punya sikap kenegarawanan.
 
"Kami yakini dengan sikap Pak Prabowo-Sandi, ke depan akan lebih kondusif, terlebih dengan sikap pemerintahan Jokowi-Kiai Ma'ruf yang merangkul demi persaudaraan nasional itu," ucap Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf itu.
 
Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) yang diajukan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. MK menilai gugatan yang diajukan kubu Prabowo tak berlandaskan hukum. Dengan adanya putusan ini, Jokowi-Ma'ruf berarti segera ditetapkan sebagai presiden-wakil presiden terpilih.
 

(NUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif