Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengunjungi destinasi wisata Candi Borobudur. Branda Antara
Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengunjungi destinasi wisata Candi Borobudur. Branda Antara

Wapres: Penataan Kawasan Wisata Mesti Tingkatkan Pemasukan Masyarakat

Nasional candi borobudur Pariwisata Wapres Ekonomi Kreatif maruf amin
Emir Chairullah • 22 April 2022 10:23
Jakarta: Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menginginkan penataan kawasan wisata dapat menggerakan ekonomi masyarakat lokal. Penataan kawasan bisa menyebabkan wisatawan mengeluarkan dana lebih besar untuk berbelaja.
 
"Jadi, penataan kawasan ini mengungkit ekonomi masyarakat, itu yang penting, bisa mengungkit ekonomi masyarakat. Ini luar biasa," kata Wapres dikutip dari Media Indonesia, Jumat, 22 April 2022.
 
Hal tersebut disampaikan saat Wapres meninjau langsung area-area di Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur. Menurut Ma'ruf Amin, saat ini perlu adanya gerakan mengampanyekan pariwisata Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dan sebenarnya kita Indonesia ini semua destinasi wisata. Di mana-mana indah kok, hanya belum tertata saja. Saya kira, harus dikampanyekan", kata dia.
 
Direktur Utama TWC Borobudur Edy Setijono membeberkan upaya meningkatkan ekonomi kawasan TWC Borobudur. Pihaknya memberi pelatihan kepada para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar produknya dapat memenuhi selera pasar.
 
Baca: Wapres Dorong Pengelola Candi Borobudur Berbenah Jelang Lebaran
 
"Pelatihan akan dilakukan kepada kelompok pedagang itu untuk meningkatkan misalnya desain produk, teknik produksi, kemasan, dan proses promosi atau pemasaran dari produk-produknya," papar Edy
 
Menurut dia, upaya tersebut semakin membuka peluang para wisatawan melakukan spending lebih besar karena mereka mendapatkan varian produk yang baik dengan layanan yang baik pula dari para pedagang.
 
"Kita juga mendorong adanya peluang usaha untuk transportasi lokal yang menghubungkan dari Borobudur ke desa-desa atau ke Balkondes-Balkondes yang tersebar di wilayah Borobudur ini," kata Edy.
 
Di samping itu, meningkatnya jumlah pengunjung wisata bisa meningkatkan peluang bisnis homestay. Contohnya di kawasan Borobudur sudah terbangun lebih dari 2.000 homestay.
 
“Ini memberikan peluang usaha baru buat para rumah tangga mendapatkan akses ekonomi dari adanya Borobudur ditetapkan sebagai Destinasi Super Prioritas," kata Edy.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif