Ilustrasi undang-undang. Medcom.id
Ilustrasi undang-undang. Medcom.id

Gerindra Belum Bersikap Terkait RUU Larangan Minuman Beralkohol

Nasional minuman beralkohol ruu dpr DPR RI
Anggi Tondi Martaon • 13 November 2020 17:52
Jakarta: Satu anggota Fraksi Gerindra menjadi pengusul Rancangan Undang-Undang (RUU) Larangan Minuman Beralkohol. Keputusan satu kader bukan keputusan partai.
 
"Saya kemarin sudah dihubungi oleh pimpinan fraksi, kemudian akan kita bicarakan lagi bagaimana sikap (fraksi)," kata anggota Fraksi Gerindra Supratman Andi Agtas di Ruang Badan Legislasi (Baleg) DPR, Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Jumat, 13 November 2020.
 
Ketua Baleg itu menyampaikan setiap anggota Dewan diberikan kewenangan mengajukan pembahasan RUU. Namun, nasib pengajuan dikembalikan kepada keputusan fraksi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tapi biasanya semua ikut dan taat pada keputusan fraksinya," tutur dia.
 
Supratman menyebut pengajuan RUU Minol masih tahap harmonisasi pembulatan dan pemantapan di Baleg. Nantinya, fraksi-fraksi di DPR bakal rapat pleno untuk menentukan nasib rancangan aturan disepakati atau tidak sebagai inisiatif DPR.
 
"Nah kalau keputusannya Baleg bisa menerima dan seluruh fraksi-fraksi menyatakan bisa kita lanjutkan, maka kemudian nanti akan di paripurnakan (sebagai inisiatif DPR)," ujar dia.
 
Pengajuan pembahasan RUU Larangan Minol menjadi sorotan. Salah satu hal yang menjadi perhatian RUU Larangan Minol yakni sanksi pidana pengguna minol.
 
Pihak yang melanggar ketentuan di RUU Minol terancam sanksi tiga bulan hingga 10 tahun penjara. Sementara itu, termaktub juga sanksi denda Rp10 juta-50 juta.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif