Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)

Tiga Pimpinan Dianggap Buat Legitimasi KPK Jatuh

Nasional pimpinan kpk
Arga sumantri • 20 September 2019 08:25
Jakarta: Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengkritisi mundurnya tiga pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yakni Agus Rahardjo, Saut Situmorang, dan Laode M Syarief. Menurut Fahri, tiga pimpinan itu telah membuat legitimasi KPK jatuh.
 
"Sebenarnya kita tidak boleh menjadikan lembaga negara itu main-main," kata Fahri kepada wartawan, Kamis, 19 September 2019.
 
Fahri mengaku gagal paham dengan sikap tiga pimpinan KPK itu. Bagi Fahri, keputusan mengundurkan diri dan penyerahan mandat kepada presiden adalah tindakan yang 'sembrono'.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Fahri, sebaiknya semua pihak harus mulai berpikir mengenai legitimasi kerja KPK saat ini. Di sisi lain, kata dia, sudah ada lima pimpinan KPK yang telah disahkan DPR dan menunggu pelantikan presiden.
 
"Mulai dpikirkan secara baik apa yang seharusnya menjadi mekanisme dalam keadaan ketika pimpinan baru sudah disahkan oleh DPR," ungkapnya.
 
Fahri heran dengan sikap Agus, Saut, dan Laode. Pasalnya, mereka telah menyatakan penyerahan mandat pimpinan KPK kepada presiden. Namun, belakangan menyatakan tidak jadi dan penyerahan mandat ditolak. Kemudian, kata dia, ketiganya lantas merasa masih punya mandat dan legitimasi.
 
"Bagi saya ini ada semacam konflik moral yang luar biasa yang harusnya tidak boleh terjadi di lembaga seperti KPK," tegasnya
 
Fahri khawatir sikap ini justru bakal menggerus kepercayaan masyarakat terhadap KPK. Ia mengatakan semakin lama publik akan nenilai kalau KPK bisa 'dipermainkan'.
 
"Dalam kajian saya, menyerahkan mandat itu sama dengan mengundurkan diri. Jadi 3 pimpinan KPK sudah tidak layak memimpin. Sudah tidak layak mengambil keputusan penting," pungkasnya.
 

(WHS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif