Ilustrasi. Medcom.id.
Ilustrasi. Medcom.id.

Panja Jiwasraya Komisi III Fokus Memelototi Kejagung

Nasional Jiwasraya
Kautsar Widya Prabowo • 03 Februari 2020 14:38
Jakarta: Komisi III DPR sepakat membentuk panita kerja (panja) menyikapi kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasarya Persero. Panja Jiwasraya Komisi III fokus mengawasi kinerja Kejaksaan Agung dalam proses penegakan hukum.
 
"Besok (Selasa,3 Februari 2020) pertama kali kami rapat untuk pengesahan panjanya, pimpinan panja, dan mekanisme kerja serta jadwal-jadwalnya," ujar anggota Komisi III Hinca Panjaitan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 3 Februari 2020.
 
Hinca menyebut Panja Jiwasraya diharapkan bisa mengawasi penuh penanganan dugaan korupsi yang merugikan negara Rp13,7 triliun itu agar berjalan adil. Panja Komisi VI dan Komisi XI akan bekerja sesuai bidang masing-masing.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau mereka kan terhadap kelembagaan dan policy, kalau ini proses penanganan hukumnya, kita awasi terus agar sesuai dengan aturan main," tuturnya.
 
Total anggota Panja Jiwasraya Komisi III sebanyak 27 orang. Lima di antaranya berasal dari Fraksi PDI Perjuangan. Golkar mengirimkan empat perwakilannya dalam panja.
 
Selain Komisi III, Panja Jiwasraya juga dibentuk Komisi VI, dan XI. Panja disebut bukan ingin mempolitisasi kasus.
 
Kejagung menetapkan lima tersangka kasus dugaan korupsi PT Jiwasraya. Tiga pejabat PT Asuransi Jiwasraya yang dijerat, yakni Direktur Utama Hendrisman Rahim, Direktur Keuangan Hary Prasetyo, dan mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Syahmirwan.
 
Sementara dua tersangka lain ialah Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM), Heru Hidayat; dan Komisaris PT Hanson International Tbk, Benny Tjokrosaputro.
 
Kelima tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 
Gerindra juga memasukkan empat nama dalam panja. Sementara NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Demokrat mengirimkan masing-masing tiga perwakilan. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) masing-masing mengutus dua legislatornya. Sedangkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hanya punya satu perwakilan di panja.
 

 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif