Ilustrasi. AFP
Ilustrasi. AFP

Menag Pastikan Kesiapan Hotel Jemaah Haji Indonesia di Madinah

M Iqbal Al Machmudi • 22 Mei 2022 21:31
Jakarta: Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meninjau hotel di Madinah yang akan ditempati jemaah haji Indonesia. Ia mengaku puas dengan kondisi hotel yang akan ditempati oleh jemaah.
 
Yaqut mengunjungi Hotel Jiwar al Tsaqifah di wilayah Markaziyah Gharbiyyah. Jaraknya 180 meter dari Masjid Nabawi. Ia juga meninjau Hotel Riyadh Azzahra di wilayah Markaziah Syimaliah dengan jarak hanya 240 meter dari Masjid Nabawi.
 
"Saya puas dengan kondisi hotel yang dikunjungi. Sebagian besar jaraknya dekat dengan Masjid Nabawi. Kondisinya juga siap menerima jemaah," kata Yaqut usai meninjau hotel di Madinah, melalui keterangan tertulis, Minggu, 22 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengaku menjajal lift hotel dan masih terawat. Catatan servis lift terpantau rutin. "Tempat makannya luas dan bersih," ungkap dia.
 
Baca: Pemerintah Kebut Vaksinasi Jemaah Haji
 
Layanan akomodasi jemaah haji Indonesia di Madinah menggunakan sistem full musim dan penyewaan blocking time. Hotel yang disewa terpusat pada tiga wilayah, yaitu Markaziyah Syimaliah, Markaziyah Gharbiah, dan Markaziyah Janubiah. Total ada 29 hotel yang tersebar di tiga wilayah tersebut dengan kapasitas 24.315 jemaah haji.
 
Jemaah haji di Indonesia akan tinggal paling lama sembilan hari di Madinah. Mereka akan menjalani ibadah Arbain atau salat berjamaah di Masjid Nabawi dalam 40 waktu.
 
Setelah itu, jemaah gelombang pertama yang lebih dulu ke Madinah, akan diberangkatkan ke Makkah untuk menjalani proses haji dan setelah itu kembali ke Tanah Air.
 
Sedangkan, jemaah yang berangkat pada gelombang kedua, lebih dulu ke Makkah. Setelah proses haji, mereka diberangkatkan ke Madinah untuk menjalani Arbain, lalu kembali ke Tanah Air.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif