Jakarta: Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Airlangga Hartarto menekankan key opinion leader (KOL) bakal menjadi salah satu faktor penting dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. KOL dipercaya menjadi kunci menggaet pemilih.
Airlangga menuturkan seorang key opinion leader bertanggung jawab dalam memengaruhi pemikiran publik. Peran ini krusial mengingat saat ini mayoritas pemilih berasal dari kelompok milenial dan pemilih baru.
"Ke depan pemilihan sebagian besar adalah milenial dan sangat tergantung kepada key opinion leader di daerah-daerah, kemudian juga terkait dengan tanggung jawab untuk mencerdaskan bangsa," ucap Airlangga dalam keterangan tertulis, Selasa, 21 Desember 2021.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu mengharapkan kader Golkar dapat menjadi key opinion leader. Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) Partai Golkar diharapkan bisa mewujudkan keinginan itu.
Baca: Survei: Elektabilitas Ganjar Tertinggi dari 10 Nama
"Rekomendasi ini perlu ditindaklanjuti oleh DPP, DPD (dewan pimpinan daerah) provinsi dan DPD kabupaten/kota sampai fraksi-fraksi Partai Golkar di seluruh daerah. Nanti Pak Sekjen (Sekretaris Jenderal Lodewijk F Paulus) akan membuatkan juklak (petunjuk pelaksana) sehingga setiap acara MPO dilibatkan di seluruh tingkatan," Tegas Airlangga.
Pesan ini disampaikan Airlangga saat merilis buku Kerja Untuk Indonesia sekaligus penutupan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Media dan Penggalangan Opini Partai Golkar 2021 di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Minggu, 19 Desember 2021. Buku itu diharap membuat prestasi pemerintah bisa diketahui masyarakat lebih luas.
Peluncuran buku ini dihadiri sejumlah politikus senior Golkar. Mereka di antaranya Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK), Ketua Umum Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Yanti Airlangga, Ketua Dewan Pembina Aburizal Bakrie, Ketua Dewan Kehormatan Akbar Tandjung, dan Ketua Dewan Pakar Agung Laksono.
Jakarta: Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar
Airlangga Hartarto menekankan
key opinion leader (KOL) bakal menjadi salah satu faktor penting dalam Pemilihan Presiden (
Pilpres) 2024. KOL dipercaya menjadi kunci menggaet pemilih.
Airlangga menuturkan seorang
key opinion leader bertanggung jawab dalam memengaruhi pemikiran publik. Peran ini krusial mengingat saat ini mayoritas pemilih berasal dari kelompok milenial dan pemilih baru.
"Ke depan pemilihan sebagian besar adalah milenial dan sangat tergantung kepada
key opinion leader di daerah-daerah, kemudian juga terkait dengan tanggung jawab untuk mencerdaskan bangsa," ucap Airlangga dalam keterangan tertulis, Selasa, 21 Desember 2021.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu mengharapkan kader
Golkar dapat menjadi
key opinion leader. Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) Partai Golkar diharapkan bisa mewujudkan keinginan itu.
Baca:
Survei: Elektabilitas Ganjar Tertinggi dari 10 Nama
"Rekomendasi ini perlu ditindaklanjuti oleh DPP, DPD (dewan pimpinan daerah) provinsi dan DPD kabupaten/kota sampai fraksi-fraksi Partai Golkar di seluruh daerah. Nanti Pak Sekjen (Sekretaris Jenderal Lodewijk F Paulus) akan membuatkan juklak (petunjuk pelaksana) sehingga setiap acara MPO dilibatkan di seluruh tingkatan," Tegas Airlangga.
Pesan ini disampaikan Airlangga saat merilis buku
Kerja Untuk Indonesia sekaligus penutupan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Media dan Penggalangan Opini Partai Golkar 2021 di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Minggu, 19 Desember 2021. Buku itu diharap membuat prestasi pemerintah bisa diketahui masyarakat lebih luas.
Peluncuran buku ini dihadiri sejumlah politikus senior Golkar. Mereka di antaranya Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK), Ketua Umum Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Yanti Airlangga, Ketua Dewan Pembina Aburizal Bakrie, Ketua Dewan Kehormatan Akbar Tandjung, dan Ketua Dewan Pakar Agung Laksono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OGI)