SBY bersama jajaran petinggi Partai Demokrat/MI/PANCA SYURKANI.
SBY bersama jajaran petinggi Partai Demokrat/MI/PANCA SYURKANI.

Pengesahan RUU Pilkada

Demokrat Perjuangkan Pilkada Langsung Sampai Kapanpun

Dheri Agriesta • 30 September 2014 19:43
medcom.id Jakarta: Partai Demokrat kukuh memperjuangkan pemilihan kepala daerah atau pilkada langsung dengan opsi perbaikan. Opsi itu akan diperjuangkan sampai kapanpun.
 
"Kami (PD) akan tetap memperjuangkan opsi ini sampai kapanpun," tegas Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di The Sultan Hotel, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (30/9/2014).
 
Hari ini SBY secara khusus melakukan pertemuan dengan anggota DPR dari Fraksi Demokrat. Pertemuan dilakukan terkait persiapan anggota dewan terpilih yang mulai besok akan melaksanakan tugas mereka di Senayan.

Selain itu juga dibahas secara khusus tentang RUU Pilkada yang telah disahkan dalam Sidang Paripurna DPR, 26 September lalu. Dalam sidang itu opsi pilkada lewat DPRD memenangkan voting.
 
Usaha Partai Demokrat memperjuangkan opsi pilkada langsung dengan 10 perbaikan kandas. Merasa tidak mendapatkan dukungan fraksi lain, sebagian besar anggota Fraksi Demokrat walk out. Yang bertahan hanya 6 orang.
 
Sejak itu, Partai Demokrat dan SBY menjadi sasaran hujatan publik. Walk out Demokrat dinilai skenario memuluskan opsi pilkada lewat DPRD yang diusung Koalisi Merah Putih. Penjelasan Demokrat dan SBY tak menjernihkan suasana.
 
SBY menjelaskan, meskipun berada di luar negeri saat pengesahan RUU Pilkada ia menghimpun informasi dari Fraksi Demokrat hal-hal detail yang belum diketahui. "Saya setelah tadi Subuh kembali ke Tanah Air juga melakukan pembahasan dengan Wapres dan menteri terkait," kata ia.
 
Setelah konsolidasi dengan Fraksi Demokrat, kata SBY, partai berlambang Mercy ini memutuskan akan memperjuangkan sistem pilkada langsung dengan perbaikan besar. Meski opsi ini sudah ditolak di parlemen, SBY menegaskan demokrat akan memperjuangkan opsi itu sampai kapanpun.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DOR)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>