Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Prabowo Diyakini Tetap Kalah di Pilpres 2024

Nasional pilpres
Cindy • 23 Juli 2020 07:08
Jakarta: Indonesia Political Opinion (IPO) merilis hasil survei terkait potensi tokoh yang akan maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Berdasarkan hasil survei, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto diyakini tetap kalah jika kembali mengikuti kontestasi Pilpres.
 
"Sebanyak 26,3 persen responden sangat yakin Prabowo kembali kalah, dan 42,8 persen ragu-ragu. Data ini menggambarkan jika mereka yang memilih Prabowo saat survei memiliki keyakinan pilihannya akan tetap kalah, " ungkap Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah di Jakarta, Kamis, 23 Juli 2020.
 
Dedi membeberkan siapa saja tokoh yang akan dipilih jika pilpres digelar saat ini. Hasilnya, Prabowo menempati peringkat teratas dengan dipilih 16,3 persen responden.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Prabowo disusul Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan dipilih 12,7 persen responden dan Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 11,5 persen. Persentase keyakinan responden atas kalahnya Prabowo dapat mempengaruhi pilihan saat pilpres benar-benar dilakukan.
 
"Mereka yang saat ini masih memilih Prabowo sementara ragu atau bahkan yakin akan kalah, punya potensi mengurungkan pilihan pada Prabowo. Hal ini bisa saja karena ada kejenuhan pemilih," jelas Dedi.
 
Sementara itu, tokoh lain yang mendapat perhatian publik secara berurutan yakni politikus Partai Gerindra Sandiaga Uno dengan persentase keterpilihan 8,8 persen dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil enam persen. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memiliki keterpilihan 5,7 persen disusul Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto 4,3 persen.
 
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memiliki keterpilihan empat persen, sedangkan Menko Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD tiga persen. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencara (BNPB) Doni Munardo memiliki keterpilihan 2,9 persen, eks Panglima TNI Jenderal (Punr) Gatot Nurmantyo 2,1 persen, dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian 1,1 persen.
 
Baca: Susi Pudjiastuti Akui Berat Maju Pilpres 2024
 
"Semua tokoh potensial memiliki peluang karena ini tentu masih sangat cair, bahkan jika tanpa keikutsertaan Prabowo di 2024, kontestasi akan sangat ramai dan fresh dengan nama-nama baru," ujar dia.
 
Survei IPO dilakukan pada 8-19 Juni 2020 dengan metode wellbeing purposive sampling (WPS). Survei melibatkan 1.350 responden dari 30 provinsi. Hasil survei memiliki akurasi dalam rentang maksimum 97 persen dengan sampling error 3,5 persen.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif