Prabowo Dinilai Kurang Peka soal Palestina

Media Indonesia 23 November 2018 11:04 WIB
pilpres 2019
Prabowo Dinilai Kurang Peka soal Palestina
Prabowo Subianto saat tiba di KPU. Foto: Medcom.id/Arga.
Jakarta: Calon presiden Prabowo Subianto dinlai kurang peka terhadap isu Palestina. Pernyataannya terkait rencana Australia memindahkan kedutaan dari Tel Aviv ke Yerusalem dinilai kurang tepat.
 
"Itu (rencana pemindahan kedutaan) tetap merupakan masalah besar bagi Indonesia," kata Pakar Hukum Internasional dari Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana dikutip dari Media Indonesia, Jumat, 23 November 2018.
 
Di lain sisi, dia membenarkan sudut pandang Prabowo bahwa setiap negara mempunyai kedaulatan. Namun perlu diingat bahwa antar negara saling berinteraksi, sehingga sudah sewajarnya jika sikap Indonesia tidak membenarkan kebijakan suatu negara yang hendak memindahkan kedutaan ke Yerusalem.
 
Dia menggarisbawahi bahwa resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa menetapkan Yerusalem di bawah otoritas PBB. Menurutnya, arah politik luar negeri Indonesia berpihak pada Palestina.
 
Hikmahanto memandang Prabowo kurang memerhatikan sensitifitas isu tersebut di tengah masyarakat Indonesia yang mayoritas memeluk agama Islam dan sikap masyarakat yang menolak penjajahan.
 
"Kita harus mendukung kemerdekaan Palestina dan menentang Israel yang selalu berupaya mengambil tanah Palestina," pungkasnya.

Baca: PDIP Sayangkan Pernyataan Prabowo Soal Yerusalem

Sebelumnya, Prabowo mengatakan Indonesia harus menghormati keputusan Australia yang ingin memindahkan kedutaan besarnya di Israel dari Tel Aviv Ke Yerusalem. Prabowo menilai Australia memiliki hak memutuskan kehendaknya sebagai negara merdeka yang berdaulat.
 
"Aussie merupakan negara independen dan berdaulat, maka kita harus hargai keputusan mereka," kata Prabowo saat menghadiri Indonesia Economic Forum di Hotel Shangri-La Jakarta, Rabu, 21 November 2018.
 
Tim pemenangan pasangan Prabowo-Sandi memastikan sikap politik mereka untuk mendukung kemerdekaan palestina. "Namun Pak Prabowo juga menegaskan Indonesia tetap harus menghormati keputusan negara lain," kata Juru Bicara Tim Pemenangan Prabowo-Sandi Agnes Marcellina di Jakarta, kemarin.




(FZN)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id