Jokowi Dianggap Berjasa Kepada Warga Riau

M Sholahadhin Azhar 06 Desember 2018 18:23 WIB
presiden jokowi
Jokowi Dianggap Berjasa Kepada Warga Riau
Presiden Joko Widodo melakukan prosesi arak-arakan dari Istana Negara ke Masjid Baiturrahim, Kompleks Istana Kepresidenan. Foto: MI/Panca Syurkani.
Jakarta: Kinerja Presiden Joko Widodo dinilai sangat dirasakan masyarakat Riau. Terutama pada penyelesaian kebakaran hutan. Hal itu membuat masyarakat adat Melayu Riau berencana menyematkan gelar Datuk Sri Setia Amanah Negara kepada Jokowi.

"Pak Jokowi, Presiden pertama yang membuat tidak ada lagi bencana asap. Saya merasakan betul perbedaan manajemen penanganan kabut asap di sana," kata Wakil Direktur Saksi Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN-KIK) Lukman Edy di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Kamis, 6 Desember 2018.

Menurut dia, pemerintahan Jokowi berhasil menyelesaikan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi hampir 17 tahun. Pemerintah juga menindak tegas pelaku pembakar hutan, termasuk kepada perusahana besar.


"Termasuk membuat aturan larangan terhadap lahan gambut," imbuh dia.

Baca: Jokowi Dapat Gelar 'Petinggi yang Bercahaya'

Selain itu, masyarakat Riau juga diklaim mengapresiasi langkah pemerintah yang mengambil alih saham Blok Rokan. Langkah itu dinilai dapat mengubah kesenjangan yang selama ini terjadi di Riau.

Menurut dia, selama ini tak ada Presiden yang seberani Jokowi melakukan kebijakan nasionalisasi. "Tantangannya, enggak sembarangan, Ceveron perusahaan besar Amerika. Tapi demi kedaulatan Jokowi take over," sebutnya.

Masyarakat adat Melayu juga disebut terbantu dengan Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2018, tentang Tanah Objek Reforma Agraria. Aturan itu mengakui kepemilikan tanah bersama dan menegaskan kebijakan soal sertifikasi tanah. Sehingga membantu Lembaga Adat Melayu Riau yang selama hampir 20 tahun memperjuangkan kepemilikan.

Lukman menganggap langkah Jokowi sangat tepat. Jika dibiarkan berlarut permasalahan tanah bersama akan menjadi bom waktu. Karena masyarakat adat akan kesulitan mendapatkan manfaat atas tanah adat mereka.

"Oleh karena itu, langkah Jokowi memberikan pengakuan tanah adat, bahkan memberikan sertifikat," jelas Lukman.

Pemberian gelar ada kepada Jokowi itu akan dilakukan pada 15 Desember 2018. TKN Jokowi-Ma'ruf Amin dipastikan akan hadir saat pemberian gelar adat. Sekaligus, membantu menyosialisasikan kinerja pemerintahan Jokowi.



(AZF)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id