Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj dalam HUT ke-23 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj dalam HUT ke-23 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Said Aqil Sindir Perolehan Kursi PKB di Parlemen pada Pemilu 2019

Nasional partai politik PKB nahdlatul ulama pemilu serentak 2019
Anggi Tondi Martaon • 23 Juli 2021 21:53
Jakarta: Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj menyindir perolehan kursi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Pemilu 2019. Partai yang memiliki basis suara NU itu kalah ketimbang dua partai yang lebih muda.
 
"Kita lebih tua usianya. Kenapa kita masih dikalahkan oleh dengan dua (partai) yang itu, Gerindra dan NasDem?" kata Said Aqil dalam acara HUT ke-23 PKB yang ditayangkan secara virtual, Jumat, 23 Juli 2021.
 
Dia mengaku ikhlas bila PKB kalah dengan PDI Perjuangan atau Golkar. Sebab, kedua partai tersebut lebih tua dari PKB yang saat ini berumur 23 tahun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau kalah dengan PDI Perjuangan pantaslah, kalau kalah dengan Golkar masih pantas, lebih tua," sindir dia.
 
(Baca: Wacana PKB Mengusung Gus Ami dan AHY Disebut Belum Prioritas)
 
Said Aqil berpesan hal itu menjadi renungan bagi PKB. Partai harus bisa lebih baik pada pesta demokrasi selanjutnya.
 
"Mari kita pikirkan barangkali karena kita lengah, kita merasa tenang-tenang saja, kurang greget, kurang semangat menyiakan usia, menyiakan waktu yang kita lalui," ujar dia.
 
Berdasarkan hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU), PKB memperoleh suara terbanyak ke-4 pada Pemilu 2019, yakni sebesar 13.570.097 atau 9,69 persen suara nasional. Gerindra menduduki peringkat kedua dengan perolehan 17.594.839 suara atau 12,57 suara nasional.
 
Sementara itu, NasDem menduduki peringkat ke-5 dengan perolehan 12.661.798 suara atau 9,05 suara nasional. Perolehan kursi NasDem di DPR lebih banyak satu ketimbang PKB.
 
NasDem mendapat 59 kursi di DPR. Sedangkan PKB hanya 58 kursi di parlemen.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif