Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. Dok. Kementerian Agama
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. Dok. Kementerian Agama

Menag Sebut Semangat Para Pahlawan Harus Jadi Inspirasi

Antara • 10 November 2021 10:18
Jakarta: Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyatakan para pahlawan tidak pernah membeda-bedakan suku, ras, agama, dan golongan. Semangat para pahlawan harus menjadi inspirasi dan terus dirawat.
 
Dia mencontohkan saat peristiwa 10 November pada 76 tahun silam. Seluruh masyarakat melebur menjadi satu demi Indonesia.
 
"Saat itu, tidak ada perbedaan golongan, tingkatan, agama, dan paham. Yang ada hanya keinginan untuk mempertahankan keutuhan Indonesia," ujar Yaqut saat memperingati Hari Pahlawan di Jakarta, Rabu, 10 November 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yaqut mengatakan saat ini Indonesia tidak mengalami perang secara fisik. Tetapi, banyak narasi-narasi negatif yang muncul di masyarakat dan dapat mengancam keutuhan kehidupan berbangsa.
 
Dia tak menampik seringkali narasi yang sifatnya memecah belah muncul dalam wacana keagamaan. Berangkat dari hal tersebut, dia mengajak masyarakat untuk membumikan moderasi beragama.
 
"Narasi yang dapat mengancam keutuhan negeri ini yang harus kita lawan. Saya yakin kita mampu melakukan itu, asal ada kemauan dan saling membuka diri," kata dia.
 
Baca: Presiden Pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan
 
Moderasi beragama, kata dia, berarti memoderasi cara pandang, sikap, dan praktik beragama dalam kehidupan bersama. Caranya dengan mewujudkan esensi ajaran agama yang melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan berlandaskan prinsip adil, berimbang, dan menaati konstitusi sebagai kesepakatan berbangsa.
 
"Moderasi beragama bukan lah upaya memoderasikan agama, melainkan memoderasi pemahaman, sikap, dan pengamalan kita dalam beragama," kata dia.
 
Politikus PKB itu berterima kasih kepada segenap aparatur sipil negara (ASN) Kemenag yang telah menjadi garda terdepan sekaligus memberikan teladan merawat semangat kepahlawanan. Dia juga berterima kasih kepada tokoh agama atas peran dan kontribusinya dalam meningkatkan kualitas kehidupan dan kerukunan umat.
 
"Terima kasih kepada setiap guru madrasah, guru agama, pengasuh pesantren, penyuluh agama, penghulu, tokoh agama, dan seluruh elemen di Kementerian Agama yang selama ini telah berjuang membantu menjaga keutuhan negeri ini," kata dia.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif