Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Foto: Medcom.id/Kautsar
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Foto: Medcom.id/Kautsar

AHY: Wacana Penundaan Pemilu Merecoki Kehidupan Bernegara

Nasional Pemilu 2024 Agus Harimurti Yudhoyono Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Penundaan Pemilu 2024
Anggi Tondi Martaon • 17 April 2022 21:51
Jakarta: Wacana penundaan Pemilu 2024 untuk memperpanjang masa jabatan presiden kembali dikritisi. Perpanjangan masa jabatan di luar pemilihan tidak dinilai menyalahi konstitusi.
 
"Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) mengingatkan, jangankan 3 tahun, 1 hari saja ada yang berupaya melanggengkan kekuasaan, memperpanjang kekuasaan tanpa dipilih langsung oleh rakyat maka sesungguhnya ia telah menabrak konstitusi," kata Ketua Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dalam acara Silaturahmi dan Kontemplasi di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu, 17 April 2022.
 
Dia menilai wacana penundaan Pemilu 2024 dinilai mengkhianati konstitusi. Wacana tersebut menganggu dan merecoki kehidupan berbangsa dan bernegara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Apalagi alasan yang digunakan dinilai tak masuk akal, salah satunya perekonomian. Menurut dia, wacana tersebut itu hanya berujung untuk melanggengkan kekuasaan.
 
"Sederhananya mereka mau melanggengkan kekuasaan tanpa mengikuti proses pemilu. Artinya tanpa dipilih langsung oleh rakyat," ungkap dia.
 
Dia menegaskan upaya membatalkan Pemilu 2024 untuk memperpanjang masa jabatan presiden harus dibatalkan. Termasuk melalui amandemen UUD 1945.
 
"Ini yang harus kita kritisi bersama, kemudian seolah-olah untuk menjadi konstitusional yang penting diubah dulu di amandemen dulu pasal-pasal konstitusi tadi untuk bisa memfasilitasi wacana penundaan pemilu termasuk melenggangkan kekuasan tadi," sebut dia.
 
Dia memaklumi jika UUD 1945 bisa diubah. Namun, jangan sampai amandemen dilakukan hanya untuk kepentingan kekuasaan.
 
"Kalau amandemen konstitusi ditujukan hanya untuk mengotak-atik agar bisa akomodasi rencana-rencana untuk melenggangkan kekuasan tadi maka mereka telah mengkhianati konstitusi," ujar dia.
   
 
(DEV)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif