Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Dok. Medcom.id
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Dok. Medcom.id

PKS: Alasan Muhaimin Usulkan Penundaan Pemilu 2024 Mengada-ada

Nasional PKS Pemilu 2024 Muhaimin Iskandar Usulan Penundaan Pemilu Penundaan Pemilu 2024
Anggi Tondi Martaon • 19 April 2022 14:23
Jakarta: Alasan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengusulkan penundaan Pemilihan Umim (Pemilu) 2024 untuk menolong Wakil Presiden Ma'ruf Amin dikritik. Alasan tersebut dinilai tak relevan.
 
"Pertama, itu jelas mengada-ada dan tidak relevan," kata Ketua Departemen Politik DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nabil Ahmad Fauzi saat dihubungi, Selasa, 19 April 2022.
 
Nabil heran dengan penggunaan alasan membantu RI 2 mempertanggungjawabkan amanahnya di akhirat. Menurut dia, pernyataan itu sulit dicerna dengan akal sehat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pernyataan tersebut makin sulit dipahami oleh publik. Semoga itu bagian dari guyonan Cak Imin (Muhaimin) saja," ungkap dia.
 
Menurut dia, wacana penundaan Pemilu 2024 juga sudah tidak relevan. Pemerintah tegas mengambil sikap tegas mendukung penyelenggaraan pesta demokrasi tingkat nasional sesuai agenda yang telah ditentukan.
 
"Presiden Jokowi (Presiden Joko Widodo) menyatakan sikap pemerintah untuk menjalankan pemilu sesuai jadwal pada 14 Februari 2024, maka wacana penundaan pemilu sudah tidak relevan dibahas," ujar dia.
 
Baca: Muhaimin: Usulan Penundaan Pemilu untuk Menolong Ma'ruf Amin
 
Sebelumnya, Muhaimin menyampaikan alasan mengusulkan penundaan Pemilu 2024. Dia mengaku mengusulkan penundaan Pemilu karena ingin menolong Ma'ruf Amin.
 
"Saya itu usul dalam rangka menolong Kiai Ma'ruf, dalam menolong rakyat," kata Muhaimin saat dikutip dari akun YouTube PMIIOFFICIAL, Selasa, 19 April 2022.
 
Muhaimin menyampaikan konteks menolong Ma'ruf, yaitu membantu RI 2 di akhirat. Dia khawatir Ma'ruf tidak bisa memberikan pertanggungjawaban saat di akhirat karena belum bisa berbuat banyak saat menjabat sebagai Wapres.
 
"Kenapa menolong Kiai M'aruf supaya nanti di akhirat ditanya kurang ini kurang itu, alasannya dua tahun pandemi enggak bisa apa-apa," ungkap dia.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif