Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) saat menghadiri rapat terbatas di Istana Merdeka, jakarta. Antara/Akbar Nugroho Gumay
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) saat menghadiri rapat terbatas di Istana Merdeka, jakarta. Antara/Akbar Nugroho Gumay

Survei: Anies Baswedan Capres Terkuat dari Kepala Daerah

Nasional pemilu pilpres
Zaenal Arifin • 23 Februari 2020 21:26
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disebut sebagai calon presiden (capres) terkuat dari kalangan kepala daerah untuk Pilpres 2024. Hasil survei Indo Barometer, elektabilitas Anies mencapai 31,7 persen.
 
Elektabilitas Anies dikuntit Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan 11,8 persen, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini 9,9 persen, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 8,2 persen, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 5,6 persen, dan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah 0,8 persen.
 
Anies juga tercatat memiliki tingkat pengenalan tertinggi hingga 91,7 persen. Disusul Ridwan dengan 65,8 persen, Khofifah 55,8 peesen, Risma 49,4 persen, Ganjar 47,8 persen, dan Nurdin 10,7 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Meskipun tingkat pengenalan tinggi, namun Anies harus tetap waspada karena pengenalan kompetitornya masih di bawah 90 persen. Jika popularitas Ridwan Kamil, Ganjar, atau Risma mencapai 90 persen, dinamika suara bisa berubah," kata Direktur Indo Barometer M. Qodari dalam pemaparan hasil survei di Jakarta, Minggu, 23 Februari 2020.
 
Survei: Anies Baswedan Capres Terkuat dari Kepala Daerah
Indo Barometer merilis hasil survei soal capres dan cawapres 2024. Medcom.id/Zaenal Arifin
 
Baca: Prabowo Capres 2024 Terkuat Versi Indo Barometer
 
Qodari menjelaskan jabatan gubernur DKI Jakarta membuat Anies Anies menjadi kepala daerah yang paling dikenal masyarakat. Statusnya sebagai ibu kota negara, kinerja Anies juga sering disorot media massa.
 
“"Dari sini lah, antara lain, timbul istilah gubernur DKI Jakarta adalah gubernur rasa presiden," ungkap dia.
 
Qodari pun mengingatkan para kandidat harus memperhatikan variabel pengenalan dan kinerja sebagai ukuran rakyat untuk memilih calon pemimpinnya. "Siapa yang paling dikenal dan kinerjanya paling bagus, itu akan dipilih oleh rakyat Indonesia," ujar dia.
 
Survei ini dilakukan kepada 1.200 responden dalam kurun waktu 9 Januari 2020-15 Januari 2020. Metode yang digunakan yakni multistage random sampling dengan wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner. Jajak pendapat ini memiliki margin of error kurang lebih 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif