La Nyala Mattaliti terpilih sebagai Ketua DPD periode 2019-2024 - Medcom.id/Anggi Tondi Martaon.
La Nyala Mattaliti terpilih sebagai Ketua DPD periode 2019-2024 - Medcom.id/Anggi Tondi Martaon.

'Janji Manis' Bawa La Nyalla Jadi Ketua DPD

Nasional dpd ri
Anggi Tondi Martaon • 02 Oktober 2019 03:07
Jakarta: La Nyala Mattaliti membuat gebrakan. Tidak hanya menjadi anggota DPD terpilih, dia juga bahkan dipercaya sebagai pimpinan lembaga tinggi negara itu.
 
La Nyalla menyisihkan Nono Sampono, Mahyudin dan Sultan Bachtiar Najamudin. Dia unggul 7 suara dari pesaingnya Nono Sampono yang memperoleh 40 suara.
 
La Nyalla baru pertama kali duduk sebagai senator. Sebelumnya, jabatan publik yang diembannya yaitu Ketua Umum (Ketum) PSSI.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Visi misi yang disampaikan oleh La Nyalla tidak jauh berbeda dengan calon lainnya, yaitu ingin memajukan DPD sebagai lembaga tinggi negara. Namun, La Nyalla memiliki program prioritas jangka pendek yang siap diwujudkan jika terpilih sebagai pimpinan DPD.
 
Ada lima prioritas jangka pendek yang disampaikan oleh La Nyalla. Salah satunya janji berupaya menyamakan hak atau fasilitas yang diperoleh oleh anggota DPD dengan DPR.
 
La Nyala ingin setiap anggota DPD mendapatkan tunjangan hunian. Sebab, anggota DPD yang berasal dari daerah dianggap tidak memiliki rumah di Jakarta. Sementara, setiap anggota DPR memiliki fasilitas rumah dinas.
 
"Saya akan bicara dengan Menkeu (Menteri Keuangan) agar ada skema bantuan bagi anggota DPD," kata La Nyalla saat menyampaikan visi misi calon Ketua DPD di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa, 1 Oktober 2019.
 
Selanjutnya, keponakan Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali itu ingin kunjungan dinas anggota DPD ke luar negeri bersifat langsam. Selama ini, biaya perjalanan para senator ke luar negeri bersifat at cost.
 
"Dan anggota DPD harus mendapat fasilitas untuk bisa membawa staf (dinas luar negeri) seperti anggota DPR," kata dia.
 
Dia juga mengusulkan agar tenaga ahli anggota DPD ditambah. Minimal, kata dia, satu anggota DPD selayaknya memiliki 5 tenaga ahli.
 
"Selama ini satu orang (anggota DPD) hanya tiga orang. Padahal dapil (daerah pemilihan) DPD adalah provinsi. Menurut saya 7 atau minimal 5 orang staf," sebut dia.
 
La Nyalla juga ingin menambah kantor perwakilan DPD di tingkat daerah. Semenjak berdiri pada 2004, DPD baru memiliki empat kantor perwakilan di daerah, yaitu, Jogjakarta, Sumatera Selatan (Sumsel), Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Jakarta yang juga dijadikan sebagai kantor pusat.
 
"Saya sudah berkoordinasi dengan para gubernur, itu sudah disiapkan tanahnya. Kalau saya dipercaya akan kita lanjutkan lagi," kata dia.
 
Terakhir, La Nyalla ingin menghidupkan kembali kaukus perempuan di DPD. Dia ingin kaum hawa terlibat aktif di lembaga perwakilan daerah tersebut.
 
"Terus terang saya melihat pelantikan banyak perempuan. Tapi yang dilantik tadi semuanya pria. Miris buat saya," ujar dia.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif