medcom.id, Jakarta: Calon Presiden RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Joko Widodo, membaca teks Pancasila di tepi Jalan Pejambon 6, Jakarta. Para simpatisan pun mengikuti pembacaan tersebut dengan semangat.
Saking semangatnya, para simpatisan menutup jalur bus TransJakarta di jalan tersebut. Mereka pun menolak bergeser dari busway saat Wakil Sekjen PDIP Hasto Kristianto memintanya tidak menghalangi pengguna jalan.
Jokowi mengawali pembacaan teks Pancasila dengan teriakan, "Merdeka!". Tak lupa, dia pun mengepalkan tangan kanan. Setelah itu, sang Gubernur DKI Jakarta membaca lima sila tanpa contekan.
"Pancasila. Satu, ketuhanan yang maha esa," tukasnya diikuti puluhan simpatisannya yang berbaju merah, di depan Gedung Pancasila, yang terletak di kompleks Kementerian Luar Negeri itu, Minggu (16/3).
Pembacaan berlangsung singkat. Setelah sila kelima dibacakan, para simpatisan pun bersorak "Jokowi for president! Jokowi untuk Indonesia baru!"
Sebelum pembacaan teks Pancasila, Hasto sempat menjelaskan tentang sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang berlangsung di gedung yang dulu bernama Gedung Volksraad tersebut. Hasto juga mengingatkan Jokowi, pidato Bung Karno yang terkenal dilakukan di gedung ini.
medcom.id, Jakarta: Calon Presiden RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Joko Widodo, membaca teks Pancasila di tepi Jalan Pejambon 6, Jakarta. Para simpatisan pun mengikuti pembacaan tersebut dengan semangat.
Saking semangatnya, para simpatisan menutup jalur bus TransJakarta di jalan tersebut. Mereka pun menolak bergeser dari busway saat Wakil Sekjen PDIP Hasto Kristianto memintanya tidak menghalangi pengguna jalan.
Jokowi mengawali pembacaan teks Pancasila dengan teriakan, "Merdeka!". Tak lupa, dia pun mengepalkan tangan kanan. Setelah itu, sang Gubernur DKI Jakarta membaca lima sila tanpa contekan.
"Pancasila. Satu, ketuhanan yang maha esa," tukasnya diikuti puluhan simpatisannya yang berbaju merah, di depan Gedung Pancasila, yang terletak di kompleks Kementerian Luar Negeri itu, Minggu (16/3).
Pembacaan berlangsung singkat. Setelah sila kelima dibacakan, para simpatisan pun bersorak "Jokowi for president! Jokowi untuk Indonesia baru!"
Sebelum pembacaan teks Pancasila, Hasto sempat menjelaskan tentang sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang berlangsung di gedung yang dulu bernama Gedung Volksraad tersebut. Hasto juga mengingatkan Jokowi, pidato Bung Karno yang terkenal dilakukan di gedung ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(BOB)