medcom.id, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono tampaknya boleh berpuas diri di akhir masa pemerintahannya jika menengok hasil survei Lembaga Survei Pusat Data Bersatu (PDB). Pasalnya, dalam survei PDB, sekitar 51,4% masyarakat menyatakan puas atas kinerja SBY-Boediono dalam menjalankan pemerintahan.
"SBY bisa dikatakan sebagai salah satu pemimpin yang relatif berhasil. Di akhir masa jabatannya, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahannya relatif tinggi, sekitar 51,4%," ujar peneliti PDB, Agus Herta, dalam pemaparan hasil survei berjudul 'Indonesia Mencari Pemimpin' di Hotel Grand Sahid Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat (15/5).
Dari tingkat kepuasan publik tersebut, rupanya SBY dinilai masih memiliki pengaruh dalam menentukan arah politik dalam negeri. Dikatakan Agus, meskipun Partai Demokrat mengalami penurunan nilai suara, SBY effect masih tinggi.
"SBY punya potensi bagus dalam memberikan keputusan politik. Meski Demokrat rendah, tingkat kepuasan ke SBY relatif tinggi. SBY bisa menentukan suara partai, SBY effect masih ada dan cukup besar," katanya.
Survei digelar melalui metode telepolling atau wawancara dengan responden melalui saluran telepon. Responden dipilih secara acak dari 170 kota dari 33 propinsi di Indonesia.
medcom.id, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono tampaknya boleh berpuas diri di akhir masa pemerintahannya jika menengok hasil survei Lembaga Survei Pusat Data Bersatu (PDB). Pasalnya, dalam survei PDB, sekitar 51,4% masyarakat menyatakan puas atas kinerja SBY-Boediono dalam menjalankan pemerintahan.
"SBY bisa dikatakan sebagai salah satu pemimpin yang relatif berhasil. Di akhir masa jabatannya, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahannya relatif tinggi, sekitar 51,4%," ujar peneliti PDB, Agus Herta, dalam pemaparan hasil survei berjudul 'Indonesia Mencari Pemimpin' di Hotel Grand Sahid Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat (15/5).
Dari tingkat kepuasan publik tersebut, rupanya SBY dinilai masih memiliki pengaruh dalam menentukan arah politik dalam negeri. Dikatakan Agus, meskipun Partai Demokrat mengalami penurunan nilai suara,
SBY effect masih tinggi.
"SBY punya potensi bagus dalam memberikan keputusan politik. Meski Demokrat rendah, tingkat kepuasan ke SBY relatif tinggi. SBY bisa menentukan suara partai,
SBY effect masih ada dan cukup besar," katanya.
Survei digelar melalui metode telepolling atau wawancara dengan responden melalui saluran telepon. Responden dipilih secara acak dari 170 kota dari 33 propinsi di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(JCO)