Sejumlah petugas gabungan menyisir bangkai kendaraan yang hanyut terbawa longsor di sektor 4, untuk mencari korban, di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara, Jateng, Minggu (14/12/2014)--Antara/Idhad Zakaria
Sejumlah petugas gabungan menyisir bangkai kendaraan yang hanyut terbawa longsor di sektor 4, untuk mencari korban, di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara, Jateng, Minggu (14/12/2014)--Antara/Idhad Zakaria

Pemerintah Alokasikan Rp30 Miliar untuk Penanganan Longsor Banjarnegara

Desi Angriani • 17 Desember 2014 15:21
medcom.id,Jakarta: Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan anggaran sebesar Rp 30 miliar untuk menangani bencana longsor di Dusun Jemblung, Banjarnegara, Jawa Tengah. Kepala BNPB Syamsul Maarif mengatakan dana tersebut nantinya digunakan untuk pembangunan rumah, drainase, bendungan, dan infrastruktur jalan.
 
"Untuk dana relokasi warga, yaitu pembangunan rumah kami perlukan Rp5 miliar. Infrastruktur jalan, drainase, bendungan dan irigasi Rp25 miliar," katanya seusai dipanggil Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/12/2014)
 
Selain menyiapkan anggaran, Presiden juga menginstruksikan BNPB dan Badan Geologi untuk menyiapkan alat pendeteksi dini disetiap wilayah yang berpotensi longsor.

"Pak Jokowi juga perintahkan BNPB bekerja sama dengan badan geologi untuk memasang alat early warning system (peringatan dini). Kita baru pasang di Banjarnegara dan Jember," imbuh dia
 
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan program jangka panjang bagi warga yang akan direlokasi. Salah satunya, memberikan penyuluhan tentang peduli lingkungan dan tanggap bencana.
 
"Menyiapkan ekonomi produktif, pertanian dan peternakan. Perlunya pelatihan di wilayah yang memang rentan," ujar Syamsul
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>