JK didampingi Badrodin di Mabes Polri---MI/Susanto
JK didampingi Badrodin di Mabes Polri---MI/Susanto

JK Heran Budi Waseso Diusulkan Dicopot

Dheri Agriesta • 05 Mei 2015 22:38
medcom.id, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla heran dengan usulan pencopotan Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso dari jabatan Kabareskrim. Pasalnya, ia tak yakin Budi melakukan manuver dalam penangkapan penyidik KPK Novel Baswedan.
 
"Membangkang kepada siapa? Dalam hal apa?" tanya JK di Kantor Wakil Presiden, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2015).
 
Menurutnya, Budi Waseso juga tidak membangkang terhadap perintah Presiden Joko Widodo. Perintah tersebut sudah terlaksana dengan dibebaskannya Novel. "Presiden mengatakan jangan ditahan, diperiksa silakan. Kan besoknya dilepaskan," kata pria kelahiran Makassar ini.

JK menegaskan tidak mau ikut campur dalam mengevaluasi kinerja Budi Waseso. Evaluasi terhadap Kabareskrim adalah wewenang Kapolri Jenderal Badrodin Haiti.
 
"Itu urusan Kapolri (evaluasi). Tapi toh kan tidak ditahan lagi sejak saat itu kan," tandasnya.
 
Novel digelandang penyidik Bareskrim Polri pada Jumat 1 Mei dini hari dari kediamannya. Novel dijadikan tersangka atas kasus dugaan penembakan pencuri sarang burung walet saat menjadi Kasat Reskrim Polresta Bengkulu, pada 2004 silam. Kasusnya sempat ditunda pada 2012 atas permintaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
 
Namun, kasus ini diusut kembali oleh Polda Bengkulu. Bareskrim Polri mengambil alih pengusutan kasus itu dengan alasan jarak tempat tinggal yang cukup dekat.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(Des)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan