Suasana FGD Pop Culture di Kantor DPP Partai NasDem, Kamis, 24 Oktober 2019. Medcom.id/Arga Sumantri.
Suasana FGD Pop Culture di Kantor DPP Partai NasDem, Kamis, 24 Oktober 2019. Medcom.id/Arga Sumantri.

NasDem Dorong Penguatan Industri Kreatif Indonesia

Nasional industri kreatif
Arga sumantri • 24 Oktober 2019 18:01
Jakarta: Partai NasDem memerhatikan industri kreatif agar terbentuknya budaya pop nusantara. Salah satu cara mewujudkan itu ialah memperkuat regulasi tentang industri kreatif.
 
Anggota DPR NasDem Kresna Dewantara mengatakan salah satu permasalahan industri kreatif Indonesia adalah minimnya aturan mengenai hak atas ide pelaku industri kreatif. Sebab, muncul fenomena duplikasi yang membuat masyarakat terlalu mudah mengambil hasil kerja kreatif orang lain.
 
"Kami memperjuangkan regulasi hak atas ide yang akan disahkan DPR," kata Kresna dalam Focus Grup Discussion (FGD) bertajuk Pop Culture Nusantara di Kantor DPP NasDem, Jakarta Pusat, Kamis, 24 Oktober 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kresna mengatakan regulasi ini diharapkan bisa membuat industri kreatif Tanah Air terjaga. Regulasi tersebut, kata dia, akan mempermudah pemerintah meminjamkan modal terhadap pelaku industri kreatif.
 
"Semoga ini bisa diaplikasikan," ucap legislator yang pernah duduk di Komisi X DPR itu.
 
Sutradara Film Fajar Nugros mencatat pemerintah masih punya pekerjaan rumah dalam bidang industri kreatif. Ia menilai selama ini pemerintah belum bisa menjadi fasilitator yang baik bagi para pelaku industri kreatif.
 
"Pemerintah harus memotori memfasilitasi industri kreatif. Selama ini pemerintah belum bisa memfasilitasi," ucap Fajar.
 
Sementara, perwakilan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Ricky Joseph Pesik mengatakan pemerintah terus berupaya menjembatani pelaku industri kreatif agar bisa bersaing di internasional. Ia menyebut tugas pemerintah menghadirkan ekosistem yang bisa mengembangkan pop culture Nusantara. Menurut Ricky, harapan itu mulai terang dengan disahkannya Undang-Undang Tentang Ekonomi Kreatif pada 26 September 2019.
 
"Undang-Undang ini murni merupakan upaya untuk mengarusutamakan ekonomi kreatif dalam strategi pembangunan nasional," ungkap Ricky.
 
FGD bertajuk Pop Culture Nusantara merupakan bagian dari serial diskusi keempat Garis Besar Haluan Partai (GBHP) NasDem sekaligus agenda prakongres kedua NasDem. Selain Kresna, Fajar, dan Ricky, narasumber FGD lainnya yaitu Anggota DPR NasDem Muhammad Farhan. Legislator milenial NasDem Ratih Megasari Singkaru menjadi moderator dalam FGD tersebut.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif