Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Foto: AFP/Adek Berry
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Foto: AFP/Adek Berry

Desain Bela Negara PR Prabowo di Kemenhan

Nasional pertahanan
Faisal Abdalla • 25 Oktober 2019 19:03
Jakarta: Pengamat Militer dan Pertahanan Universitas Padjadjaran, Muradi menilai Prabowo Subianto punya banyak pekerjaan rumah di Kementerian Pertahanan. PR ini warisan dari Menteri Pertahanan sebelumnya Ryamizard Ryacudu.
 
"Saya kira Pak Prabowo mendapatkan pekerjaan rumah dari sisa pekerjaan pak Ryamizard yang belum selesai," ujar Muradi kepada Medcom.id, Jumat, 25 Oktober 2019.
 
Salah satunya implementasi dari Undang-undang tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara (PSDN) yang belum lama disahkan oleh DPR. Prabowo harus mendesain model keikutsertaan warga negara dalam upaya bela negara. Model partisipasi warga dalam upaya bela negara dianggap masih kabur.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, ada sejumlah pekerjaan lain yang belum diselesaikan Ryamizard. Seperti model postur pertahanan dan pengembangan komando gabungan wilayah hingga pembentukan kantor wilayah pertahanan.
 
Prabowo juga diminta mulai mengidentifikasi program-program Ryamizard yang sudah baik. Program-program itu bisa dilanjutkan sambil membenahi pekerjaan rumah yang belum rampung.
 
Dia juga menyambut positif penunjukan Sakti Wahyu Trenggono sebagai Wakil Menteri Pertahanan. Dia yakin, Trenggono bisa melengkapi kekurangan Prabowo.
 
"Pak Prabowo memang butuh orang yang bisa menjembatani pemahaman Pak Jokowi untuk memahami betul potensi-potensi masalah dan upaya menanganinya. Untungnya sekarang ada Wamenhan, sebelumnya pak Ryamizard (Menhan periode sebelumnya) tidak ada Wamenhan, itu jadi masalah sendiri," ujarnya.
 
Presiden Joko Widodo menunjuk Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan. Prabowo resmi menggantikan posisi Ryamizard Ryacudu untuk lima tahun ke depan.
 
Hari ini, Presiden juga kembali mengangkat 12 Wakil Menteri. Salah satunya, Trenggono yang dipercaya sebagai pendamping Prabowo. Trenggono yang merupakan seorang pengusaha diberi tugas oleh presiden untuk mengembangkan industri pertahanan nasional.
 
"Saya kira itu baik, karena pengembangan industri pertahanan menjadi concern Kemenhan selain pengembangan kekuatan pertahanan," pungkas Muradi.

 

(WHS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif