Ketua MPR Zulkifli Hasan dan Presiden Joko Widodo. MI/Ramdani.
Ketua MPR Zulkifli Hasan dan Presiden Joko Widodo. MI/Ramdani.

Ketua MPR: Polarisasi Pascapemilu Masih Terasa

Nasional pemilu serentak 2019
M Sholahadhin Azhar • 18 Agustus 2019 13:46
Jakarta: Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan meminta seluruh pihak mengevaluasi diri pascapemilihan umum 2019. Zulkifli menilai masih ada masalah tersisa usai pesta demokrasi itu.
 
"Salah satunya adalah polarisasi di dalam masyarakat yang sangat mengkhawatirkan, bahkan cenderung terjadi perpecahan," kata Zulkifli saat peringatan Hari Konstitusi di Gedung Nusantara IV Kompleks Parlemen, Jakarta, Minggu, 18 Agustus 2019.
 
Zulkifli mengatakan polarisasi di tengah masyarakat itu harus menjadi pelajaran bagi seluruh pihak, masyarakat dan penyelenggara pemilu. Ia bersyukur pemilu serentak pertama di Indonesia itu berjalan sukses. Hal ini sesuai amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 22E.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Jokowi: Jangan Korbankan NKRI karena Pemilu
 
MPR, kata dia, sebagai lembaga yang berwenang mengubah UUD 1945 telah membuat perubahan positif. Namun Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengaku pekerjaan MPR tak mudah.
 
"Mulai dirasakan masih ada ruang-ruang kosong dalam konstitusi, mengingat penyelenggaraan kehidupan ketatanegaraan berjalan beriringan dengan dinamika perkembangan masyarakat," kata dia.
 
Keberhasilan reformasi konstitusi tak langsung terlihat. Zulkifli menilai masih ada kekurangan dalam penerapan reformasi konstitusi itu.
 
"Banyaknya berita bohong, ujaran kebencian, saling hujat sesama anak bangsa, saling fitnah, persekusi di media sosial adalah contoh-contoh yang tidak sesuai dengan makna yang terkandung dalam konstitusi," kata Zulkifli.

 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif