Capres NasDem Anies Baswedan. Medcom.id/Fachri Audhia
Capres NasDem Anies Baswedan. Medcom.id/Fachri Audhia

Elektabilitas Anies Naik, Bergeser dari Pemilih Prabowo

Anggi Tondi Martaon • 01 Desember 2022 15:18
Jakarta: Elektabilitas Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto pada rangkuman survei Indikator Politik Indonesia cenderung turun. Diduga, pemilih Menteri Pertahanan itu bergeser ke Anies Baswedan.
 
"Jadi ketika (elektabilitas) Pak Anies naik, sebagian mengambil Pak Prabowo," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi di Jakarta, Kamis, 1 Desember 2022.
 
Dia menyampaikan elektabilitas Anies cenderung berada di posisi ketiga dalam setiap jajak pendapat yang dilakukan Indikator Politik Indonesia. Namun, kondisi tersebut berubah besar usai Anies dideklarasikan Partai NasDem sebagai calon presiden (capres).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"September sebelum deklarasi masih peringkat ketiga, di survei terakhir melejit menjadi 23,6 persen," ungkap dia.
 
Sedangkan Prabowo konsisten berada di posisi pertama dalam survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia sejak 2021. Namun, penurunan mulai terjadi semenjak memasuki 2022.
 
"Pak Prabowo ini minimal sampai April 2022 konsisten di peringkat pertama," sebut dia.
 
Selain itu, Burhanuddin juga menyampaikan perkembangan elektabilitas Ganjar Pranowo dalam rekam jajak pendapat Indikator Politik Indonesia. Awalnya, Gubernur Jawa Tengah itu selalu berada di bawah Prabowo.
 

Baca juga: Johnny Plate Buka Suara Soal Larangan Safari Politik Anies Baswedan


 
Ganjar berhasil mendapat dukungan terbesar dalam survei yang dilakukan pada April 2022. Namun, dukungan Ganjar cenderung naik turun.
 
"Kemudian data terakhir sedikit turun di simulasi semi terbuka," ujar dia.
 
Berikut elektabilitas ketiga tokoh itu dalam survei teranyar Indikator Politik Indonesia. Yakni, Ganjar mendapat dukungan 25,9 persen, Anies 23,6 persen, dan Prabowo 16,1 persen.
 
Survei dilakukan pada 30 Oktober hingga 5 November 2022. Jumlah responden sebanyak 1.220 orang dengan penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling.
 
Adapun toleransi kesalahan atau margin of error survei tersebut lebih kurang 2,9 persen. Sedangkan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
 
(END)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif