Wakil Presiden Maruf Amin. Dok Setwapres.
Wakil Presiden Maruf Amin. Dok Setwapres.

Wapres Harap Kenaikan Harga Telur Bersifat Sementara

Kautsar Widya Prabowo • 25 Agustus 2022 19:15
Jakarta: Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin tidak memungkiri kenaikan harga pangan yang terjadi belakangan akibat krisis global. Kenaikan harga pangan, terutama telur diharap hanya bersifat sementara.
 
"Dampak (krisis global) ini pasti ada, karena itu mudah-mudahan kenaikan (harga telur) itu sifatnya sementara saja, temporary saja," ujar Ma'ruf di sela-sela kunjungan kerja (kunker) ke Kampar, Riau, Kamis, 25 Agustus 2022.
 
Ma'ruf menjelaskan potensi menurunnya harga telur didasari kondisi ekonomi Indonesia yang terbilang baik. Terlihat dari pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 5 persen, inflasi terendah dibandingkan negara lain, dan faktor ekonomi lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini fundamental kita cukup kuat untuk menghadapi (krisis) dibanding negara lain," kata dia.
 

Baca: Mendag: Pencairan Bansos Ikut Pengaruhi Kenaikan Harga Telur Ayam


Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) memproyeksikan harga telur ayam akan turun dalam tiga pekan ke depan. Dia menargetkan nilai jual komoditas itu akan berada di kisaran Rp28 ribu per kilogram (kg).
 
"Mudah-mudahan tiga minggu atau satu bulan ke depan harga telur sudah turun lagi dengan harga wajar. Saat ini kan Rp32 ribu per kg. Idealnya ya Rp28 ribu per kg sehingga konsumen tidak berat, peternak tidak rugi," ujar Zulkifli di Istana Kepresidenan, Jakarta, dilansir Mediaindonesia.com.
 
Untuk merealisasikan target tersebut, Zulhas akan memanggil para pelaku usaha di bidang peternakan, terutama yang berskala besar alias integrator, pada Rabu, 24 Agustus 2022 dan Kamis, 25 Agustus 2022.
 
(JMS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif