Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba dan Al Yasin Ali untuk masa jabatan 2019-2024 saat pelantikan di Istana Negara, Jumat, 10 Mei 2019. Medcom.id/Desi Angriani.
Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba dan Al Yasin Ali untuk masa jabatan 2019-2024 saat pelantikan di Istana Negara, Jumat, 10 Mei 2019. Medcom.id/Desi Angriani.

Presiden Lantik Gubernur dan Wagub Maluku Utara

Nasional pelantikan gubernur
Desi Angriani • 10 Mei 2019 15:03
Jakarta: Presiden Joko Widodo melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba dan Al Yasin Ali masa jabatan 2019-2024. Upacara pelantikan dilakukan di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 10 Mei 2019.
 
Pelantikan Abdul Gani Kasuba dan Al Yasin Ali berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 38/P Tahun 2019 tentang Pengesahan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara periode 2019-2024. Proses pelantikan diawali kirab kedua gubernur yang dipimpin Presiden Jokowi dan diikuti Wakil Presiden Jusuf Kalla serta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.
 
Rombongan berjalan kaki dari Istana Merdeka menuju Istana Negara. Kedua kepala daerah tampak menenteng keppres yang diserahkan Jokowi di Istana Merdeka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Kepala Daerah Diminta Hubungkan Infrastruktur dan Pusat Ekonomi
 
Begitu sampai di Istana Negara, keppres dibacakan. Jokowi kemudian memandu Abdul Gani dan Al Yasin mengambil sumpah jabatan di bawah kitab suci.
 
“Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya sebagai gubernur dan wakil gubernur dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. Memegang teguh UUD negara RI tahun 1945 dan menjalankan segala UU dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada masyrakat nusa dan bangsa,” ujar Abdul Gani Kasuba dan Al Yasin Ali meniru ucapan Presiden.
 
Seusai mengucap sumpah, keduanya kemudian menandatangani berita acara pelantikan secara bergantian.
 
Abdul Gani Kasuba dan Al Yasin Ali diusung PDI Perjuangan dan PKPI di Pilkada Maluku Utara, pasangan ini meraih suara 176.669 berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi. Sementara rivalnya Ahmad Hidayat Mus dan Rivai Umar yang diusung Partai Golkar dan PPP meraih 175.749 suara.
 

 

 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif