Partai Berkarya Daftarkan Gugatan ke Bawaslu

K. Yudha Wirakusuma 17 Agustus 2018 11:35 WIB
pilegPartai Berkarya
Partai Berkarya Daftarkan Gugatan ke Bawaslu
Ketua DPP Berkarya Badarudin Andi Picunang--MI/Rommy Pujianto.
Jakarta: Partai Berkarya bereaksi terkait keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU), soal daftar calon sementara (DCS) anggota legislatif. Partai berkarya mengajukan gugatan ke Bawaslu.

"Kita sudah daftarkan gugatannya ke Bawaslu, Rabu 15 Agustus," kata Ketua DPP Berkarya Badarudin Andi Picunang kepada Medcom.id, Jumat, 17 Agustus 2018.

Partai Berkarya mengambil langkah sesuai aturan. Yakni menggugat KPU ke Bawaslu untuk minta dimediasi. Agar bacaleg dan dapil kami dihidupkan kembali. "Syarat 575 bacaleg kami semua terpenuhi hanya karena ada perbedaan penginputan di Silon dan hardcopy yang disampaikan ke KPU. Ada human error baik itu dari KPU maupun kami sendiri," kata Andi.


Baca: Bacaleg DPR NasDem, PKB, dan PBB Penuhi Persyaratan

Dia mengatakan, ada human error baik itu dari KPU maupun di Partai Berkarya. Jadi, hal tersebut tidak perlu dibesar-besarkan.  "Selain Partai Berkarya hampir semua partai ada yang TMS. Kita ikuti saja tahapan sesuai UU No 7 tahun 2017 dan PKPU dan Keputusan yang dikeluarkan KPU. Ada Bawaslu sebagai jurinya," terangnya.

Di internal Partai Berkarya sedang berbenah, memperbaiki kekurangan. Dan masih ada waktu perbaikan data bacaleg sebelum ditetapkan jadi caleg tetap (DCT). "Waktu ini yang kita akan maksimalkan. Mudah-mudahan mediasi di Bawaslu segera diwujudkan dan hasilnya tidak merugikan semua pihak," ucapnya.

Sebelumnya, KPU menerbitkan daftar DCS anggota legislatif DPR. KPU membuka akses DCS kepada publik melalui laman resminya.

Partai Berkarya dengan jumlah dapil 80 mengajukan 575 jumlah bacaleg. Jumlah memenuhi syarat 433. Sementara itu, Jumlah tidak memenuhi syarat 142 dan ada 14 dapil yang gugur.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id