Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo dalam acara seminar di Hotel Sari Pan Facific Jakarta. Foto: MTVN/Achmad Zulfikar Fazli
Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo dalam acara seminar di Hotel Sari Pan Facific Jakarta. Foto: MTVN/Achmad Zulfikar Fazli

Yoyok Menyesal Menjadi Bupati Batang

Achmad Zulfikar Fazli • 23 April 2016 12:51
medcom.id, Jakarta: Yoyok Riyo Sudibyo mengaku menyesal terpilih menjadi Bupati Batang. Terlebih, Yoyok memiliki latar belakang sebagai mantan tentara, saat itu dia tidak memiliki ilmu apapun dalam memimpin birokrasi.
 
"Saya masuk ke lingkungan bupati, mending saya ikut perang saja," kata Yoyok di Hotel Sari Pan Pacific, Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (23/4/2016).
 
Ia mengaku telah bertahun-tahun menjadi pemimpin saat menjadi tentara. Namun, kata dia, memimpin pasukan berbeda dengan meminpin pemerintahan. Hal itu membuat Yoyok sempat kesulitan menjadi bupati.

"Saya jadi tentara puluhan tahun kan dididik. Saya kan harus pimpin ribuan yang pengalamanya sudah puluhan tahun," ujar dia.
 
Menurut dia, hal yang paling mudah dilakukan selama menjadi peminpin di Batang yakni melakukan pembangunan. Sebab, semua kebutuhan telah disediakan pemerintah, termasuk anggaran.
 
"Yang sulit itu membangun sumber daya manusianya," ucap dia.
 
Meski demikian, ia akan terus berkomitmen memimpin Batang selama lima tahun. Hal itu merupakan janji dia kepada masyarakat setelah terpilih menjadi Bupati Batang.
 
"Setelah ini mau kemana aku belum tahu, tapi yang pasti tidak jadi bupati Batang lagi. Itu sudah form," kata dia.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MBM)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>