Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: MI/Abror)
Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: MI/Abror)

SBY Kecewa dengan Hasil Voting RUU Pilkada

Antara • 26 September 2014 11:07
medcom.id, Washington: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan kecewa atas hasil voting RUU Pilkada yang diputuskan DPR, Jumat (26/9/2014) dini hari. Kekecewaan SBY tersebut disampaikan dalam keterangan pers di Washington DC, Kamis (25/9/2014) waktu setempat.
 
"Saya kecewa dengan hasil proses politik yang ada di DPR RI, meskipun saya menghormati proses itu sebagai seorang demokrat, tapi sekali lagi saya kecewa dengan proses dan hasil yang ada," kata SBY.
 
Ia menegaskan, kekecawan itu karena usulan Partai Demokrat di DPR RI terkait RUU Pilkada yaitu opsi ketiga pemilihan langsung dengan sepuluh syarat  sehingga pelaksanaan pilkada langsung tidak lagi ada ekses negatif ditolak oleh Fraksi lain yang ada di DPR RI.

"Karena usulan opsi Partai Demokrat yaitu pilkada langsung dengan 10 perbaikan besar, dengan 10 persyaratan utama yang menurut Partai Demokrat yang terbaik tetap langsung dengan rakyat berdaulat kami selama 10 tahun banyak ekses, penyimpangan, maka pilihan langsung tetapi dengan perbaikan dan kemudian usulan itu ditolak, saya ikuti terus dan minta diperjuangkan habis-habisan. Tetapi di panja tidak tembus, lobi tidak  tembus, dan dari laporan yang saya terima semua fraksi dalam lobi dan panja menolak usulan Partai Demokrat," katanya.
 
Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat tersebut menambahkan, dalam keadaan seperti itu, SBY mengaku berusaha agar voting tidak dilakukan. SBY pun mengharapkan setelah dua opsi terakhir muncul, ia inginkan lobi-lobi kembali dilakukan.
 
"Saya masih ingin ditunda votingnya, seseorang saya butuh untuk berkomunikasi langsung dengan pimpinan DPR RI yang berasal dari koalisi non parpol. Pada saat yang kritikal itu sebenarnya saya masih berharap sekali lagi dilakukan lobi, kalau memang opsi itu ada yang mendukung berarti formulasi berubah pilkada DPRD dan pilkada langsung dengan perbaikan," terang SBY.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LOV)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>