Presiden Prancis Emmanuel Macron. Foto: AFP
Presiden Prancis Emmanuel Macron. Foto: AFP

PBNU: Presiden Prancis Emmanuel Macron Tendensius

Nasional prancis Kartun Nabi Muhammad Emmanuel Macron
Anggi Tondi Martaon • 28 Oktober 2020 12:42
Jakarta: Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengecam Presiden Prancis Emmanuel Macron terkait polemik kartun Nabi Muhammad. Sikap dan pernyataan pemimpin termuda Prancis itu dinilai tendensius.
 
"Menggelorakan islamofobia dan memiliki dampak besar terhadap perdamaian dunia," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU Helmy Faishal Zaini dalam keterangan tertulis, Rabu, 28 Oktober 2020.
 
Menurut dia, Islam bukan bagian radikalisme dan ekstremisme. Kedua paham tersebut tidak di terima oleh agama mana pun, termasuk Islam. Helmy menegaskan Islam agama pembawa perdamaian atau rahmatan lil alamin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Propaganda bahwa Islam merupakan agama radikalis dan ekstremis, jauh sekali dengan kebenaran dan fakta yang ada," ungkap dia.
 
Baca: Kemenlu Panggil Dubes Prancis, Kecam Ucapan Presiden Macron
 
Dia meminta pemerintah segera menyikapi polemik dukungan Macron terhadap kartun Nabi Muhammad. Salah satunya, dengan upaya diplomasi untuk menyelesaikan permasalahan ini sebaik-baiknya.
 
Di sisi lain, segenap umat Islam dan warga NU diharap bersikap tenang. Tidak boleh ada pihak yang terprovokasi atas polemik ini.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif