Presiden Joko Widodo (Foto:Medcom.id)
Presiden Joko Widodo (Foto:Medcom.id)

2 Tantangan dalam Implementasi Perpres Penggunaan Bahasa Indonesia

Nasional berita dpr
Anggi Tondi Martaon • 11 Oktober 2019 13:15
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 63 Tahun 2019 tentang Penggunaan Bahasa Indonesia. Perpres ini mengatur penggunaan bahasa Indonesia dalam dokumen hingga bangunan.
 
Namun, implementasi aturan tersebut dianggap tidak semudah membalik telapak tangan.
 
"Akan ada tantangan tersendiri dalam mengimplementasikan Perpres ini," kata Anggota DPR RI Hetifah Sjaifudian kepada Medcom.id, Jumat, 11 Oktober 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Politikus Golkar itu menjelaskan tantangan pertama, yaitu padanan kata yang mudah diterima. Sebab, beberapa istilah asing yang digunakan akan terdengar rancu jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia.
 
"Untuk awal-awal bisa saja menggunakan keterangan dahulu, dalam kurung. Kalau yang sudah terbiasa seperti kata 'keluar,' tidak usah pakai 'exit' lagi," katanya.
 
Tantangan kedua, yaitu transisi. Masyarakat saat ini lebih awam dengan penggunaan istilah asing.
 
Hetifah menyarankan agar dilakukan sosialisasi intensif kepada masyarakat terkait implementasi tersebut, sehingga masyarakat bisa memahami dan tidak kaget.
 
"Badan bahasa bisa melakukan sosialisasi melalui media-media sosial dan cara-cara lain yang mudah diserap untuk membawa kebiasaan baru dan kebanggaan berbahasa Indonesia," katanya.
 
Hetifah mendorong agar Perpres tersebut juga diikuti dengan lahirnya Peraturan Daerah (Perda). Tujuannya agar implementasi Perpres tentang Penggunaan Bahasa Indonesia bisa diterapkan dengan baik.
 
Dia mencontohkan, penamaan kompleks perumahan di sejumlah kota masih didominasi penggunaan bahasa asing.
 
"Misalnya, di BSD, Tangerang Selatan. Mayoritas perumahan menggunakan nama-nama asing seperti The Green, dan lain-lain," ujar dia.
 

(ROS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif