Ketua DPR Bambang Soesatyo. Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo
Ketua DPR Bambang Soesatyo. Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo

Komentar Rizal Mallarangeng Soal Bamsoet Dikecam

Nasional partai golkar
Arga sumantri • 01 Juli 2019 11:29
Jakarta: Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kepulauan Riau Rizki Faisal mengecam pernyataan pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Golkar DKI Rizal Mallarangeng terkait Bambang Soesatyo (Bamsoet). Rizal menyebut wakil Koordinator Bidang Pratama Golkar yang saat ini menjabat ketua DPR itu lupa diri dan 'main kayu' (berbuat curang) lantaran ingin menjadi ketua umum (ketum).
 
Rizki mengatakan Bamsoet hingga saat ini belum secara resmi menyatakan maju sebagai calon ketua umum. Beberapa arus dukungan yang diterima Bamsoet agar maju menjadi ketum Golkar disebut bagian aspirasi para pemilik suara sah musyawarah nasional (munas).
 
"Arus dukungan ini patut dinilai bahwa selama ini ada yang salah dengan manajemen partai di DPP. Karena, para ketua DPD l dan II yang selama ini merasakan beban perjuangan di akar rumput," kata Rizki di Jakarta, Senin, 1 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bagi Rizki, sosok yang dianggap pantas lupa diri adalah Ketum Golkar Airlangga Hartarto. Menurut Rizki, janji Airlangga kepada DPD tingkat I dan II untuk mengelola partai dengan baik tak bisa ditepati.
 
"Bantuan operasional partai tiap bulan sudah tidak ada dana saksi juga bermasalah dan ini baru terjadi di periode di bawah kepemimpinan Airlangga," ujar dia.
 
Rizki juga menyebut pihak yang 'main kayu' justru diduga Airlangga dan Rizal Mallarangeng. Batalnya dukungan Golkar DKI kepada Bamsoet dianggap sebagai indikasi kuat adanya intimidasi dan ancaman.
 
"Mana mungkin pagi mendukung dan malam membatalkan dukungan jika tidak ada 'main kayu' terhadap DPD II. Kami sangat sayangkan ini terjadi di partai yang demokratis seperti Partai Golkar," keluh dia.
 
Baca: Pengamat: Kinerja Airlangga Kurang Puaskan Jokowi
 
Rizki pun mengajak para kader Golkar untuk bersuara demi membawa perubahan di partai berlambang pohon beringin tersebut. Ia meminta tak ada ancaman-ancaman tertentu.
 
"Seperti ada semacam ancaman yang kita dengar akan ada penunjukkan pelaksana tugas DPD yang mendukung Bamsoet di munas Golkar ini akan justru lebih berbahaya lagi," ungkap dia.
 
Sebelumnya, Rizal mengingatkan Bamsoet agar menahan diri. Ini terkait langkah politik Bamsoet yang belakangan dianggap ingin maju sebagai ketum Golkar. "Jangan main kayu," kata Rizal, Minggu, 30 Juni 2016.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif