Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla (JK)--Metrotvnews.com/Dheri Agriesta
Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla (JK)--Metrotvnews.com/Dheri Agriesta

JK: KPU Hampir Banyak Istirahat Selama 5 Tahun

Dheri Agriesta • 17 Desember 2014 18:30
medcom.id, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut Komisi Pemilihan Umum (KPU) hampir saja memiliki waktu istirahat yang panjang untuk lima tahun ke depan. Hanya saja, peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) pilkada membuyarkan hal itu.
 
"Anda hampir banyak istirahat selama lima tahun, tinggal awasi saja lah. Tapi perppu hampir pasti diterima, jadi anda akan sibuk lagi," kata JK dalam sambutannya di Ecopark, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (17/12/2014).
 
JK menyebut pemilu di Indonesia haruslah disederhanakan, mengadakan pemilu serentak menjadi salah satu solusi agar KPU tak terlalu sibuk. Kata JK, saking banyaknya kabupaten dan kota yang ada di Indonesia, banyak pemilu yang diadakan selama kurun waktu lima tahun.

Lanjut JK, tercatat dalam waktu tiga hari setidaknya ada satu pemilu yang diselenggarakan di salah satu daerah di Indonesia. "Saya bilang itu pohon-pohon capek dipaku terus itu sama gambar caleg kan," canda JK.
 
Pelaksanaan pemilu legislatif diakui JK cukup rumit. Karena teknologi yang terus berkembang. Pemerintah, kata dia, akan terus mengkaji penggunaan elektonik vooting untuk memudahkan pelaksanaan pemilu.
 
"Pemilu elektronik akan dikaji, karena lebih cepat lebih baek tentu kan," tambah JK.
 
Tantangan utama dalam penerapan elektonik vooting, kata JK, adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat. Karena, masyarakat Indonesia sangat sulit untuk mempercayai sesuatu yang tidak dipahami.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>