Wakil Ketua MPR fraksi NasDem Lestari Moerdijat. Foto: Medcom.id/Arga Sumantri
Wakil Ketua MPR fraksi NasDem Lestari Moerdijat. Foto: Medcom.id/Arga Sumantri

Publik Diharap Mengedepankan Empati kepada Korban Sriwijaya Air SJ-182

Nasional pesawat hilang Pesawat Jatuh sriwijaya air Lestari Moerdijat Sriwijaya Air Jatuh Sriwijaya Air Hilang Kontak Pesawat Sriwijaya Air Sriwijaya Air SJ182
Kautsar Widya Prabowo • 11 Januari 2021 16:27
Jakarta: Masyarakat diminta mengedepankan sikap empati terhadap insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Publik didorong tidak menyebarkan hoaks yang dapat mengusik perasaan keluarga korban di tengah rasa duka yang mendalam. 
 
"Biasakanlah kita menebar empati bila terjadi satu musibah, jangan malah menebar hoaks yang pasti sarat kebohongan dan menyakitkan bagi keluarga korban," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, dalam keterangan tertulis, Senin, 11 Januari 2021.
 
Rerie, sapaan akrab Lestari, menjelaskan rasa empati dapat diperlihatkan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan menyebarkan informasi yang edukatif terkait musibah itu maupun membantu dalam bentuk materi atau bentuk bantuan lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Penyelam Semakin Dekat dengan Black Box Sriwijaya Air SJ-182
 
Ia menyebut bersimpati atas suatu musibah menjadi dasar bagi seseorang untuk bergerak memberikan manfaat bagi orang lain tanpa pamrih. Sikap itu bisa dikembangkan untuk menumbuhkan karakter kepahlawanan dalam diri setiap anak bangsa.
 
"Setiap musibah harus disikapi secara baik dan benar," tutur dia.
 
Politikus Partai NasDem ini menyebut nilai kebangsaan semacam ini penting. Hal ini menjadi salah satu bekal anak bangsa dalam menghadapi persaingan di era globalisasi yang tanpa batas ini.
 
Pesawat Sriwijaya Air dengan call sign SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pukul 14.40 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat berjenis Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK-CLC itu lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pukul 14.36 WIB.
 
Posisi terakhir pesawat itu berada di 11 mil laut utara Bandara Soetta, tepatnya di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Pesawat tercatat hendak menambah ketinggian dari 11 ribu ke 13 ribu kaki. Pesawat itu jatuh saat mengangkut 62 orang, yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 kru.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif