ilustrasi/medcom.id
ilustrasi/medcom.id

La Nyalla Sebut Ketahanan Sektor Kesehatan Indonesia Rapuh

Antara • 17 Oktober 2021 05:36
Jakarta: Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti mengatakan ketahanan sektor kesehatan di negara ini sangat rapuh. Menurutnya, hal itu terlihat terang saat pandemi covid-19.
 
Senator asal Jawa Timur itu mengakui di masa pandemi sektor kesehatan menjadi garda terdepan. Ia mengatakan saat ledakan korban covid-19, rumah sakit kewalahan.
 
"Tenaga medis, fasilitas kesehatan, dan alat medis sangat kurang," kata La Nyalla dilansir dari Antara, Jakarta, Sabtu, 16 Oktober 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, industri alat kesehatan Indonesia masih didominasi produk impor. Di sisi lain, karya-karya anak bangsa yang memproduksi alat pendukung medis belum diakui negara. Dari ventilator sampai vaksin Merah Putih dan Vaksin Nusantara.
 
Baca: 
RSD Wisma Atlet Rawat 220 Pasien Covid-19 per 16 Oktober
 
Sementara itu, Guru Besar bidang Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Mulyadi, mengatakan dampak pandemi menjadi mimpi buruk bagi dunia akademik kedokteran. Sebab, dalam pendidikan kedokteran tidak bisa praktik langsung karena adanya batasan-batasan.
 
"Padahal untuk menghasilkan gladiator atau petarung-petarung yang terjun ke medan perang perlu praktik dan belajar secara langsung. Tidak ada guru yang lebih baik tanpa secara langsung menangani pasien. Makanya pendidikan kedokteran secara daring adalah tidak mungkin. Tapi di kondisi pandemi ini menjadi dilema. Untunglah saat ini sudah sudah bisa dilakukan pelajaran secara langsung meski terbatas," ucap Mulyadi.
 
(NUR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif