Ilustrasi. Medcom.id.
Ilustrasi. Medcom.id.

PKB Rahasiakan Usulan Angka Ambang Batas Parlemen

Nasional revisi uu pemilu
Anggi Tondi Martaon • 04 Februari 2020 20:25
Jakarta: Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah memegang angka ambang batas parlemen yang akan diajukan dalam Revisi Undang Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. PKB enggan membocorkan angka tersebut.
 
"Sudah ada. Jangan bocor dulu," kata Anggota Komisi II dari Fraksi PKB Ibnu Multazam kepada Medcom.id, Selasa, 4 Februari 2020.
 
Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR itu tidak menjelaskan secara rinci alasan belum mau membocorkan ke publik. Angkanya masih dibahas internal partai.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Masih untuk konsumsi internal," ujar dia.
 
Seperti diketahui, revisi UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu masuk dalam Prolegnas 2020. Salah satu poin yang akan dibahas yaitu ambang batas parlemen.
 
Beberapa pihak menginginkan ambang batas parlemen dinaikan. Mereka yaitu NasDem (7 persen), PKS dan PDIP (5 persen), Golkar (7,5 persen) dan PPP (4,5 persen). Sementara Gerindra dan PKB belum mengusulkan.
 
Wacana tersebut ditentang oleh partai yang tidak ada di parlemen. Seperti yang disampaikan oleh Hanura. Menurut Partai besutan Oesman Sapta Odang (OSO) itu, langkah tersebut dianggap sebagai bentuk keegoisan.
 
"Partai besar jangan arogan dong mentang-mentang masuk Senayan," kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Inas Nasrullah di Jakarta, Selasa, 14 Januari 2020.
 
Hal senada juga disampaikan oleh Partai Berkarya. Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso menilai wacana penaikan ambang batas parlemen akan memberatkan parpol baru dan kecil.
 
"Jujur, saya dulu kan termasuk dari partai besar. Saya ingin memberi tahu, memang biasanya tabiat-tabiat politik yang muncul di Parlemen utamanya dari partai-partai besar ialah ingin sehebat-hebatnya mempertahankan kekuasaan yang didekap dalam dadanya. Meskipun itu sah, kami prihatin," kata Priyo.
 

(WHS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif