Ilustrasi. Medcom.id.
Ilustrasi. Medcom.id.

Banyak Partai Menyuarakan Penaikan Ambang Batas Parlemen

Nasional partai politik revisi uu pemilu
Anggi Tondi Martaon • 05 Februari 2020 11:50
Jakarta: Sekretaris Fraksi NasDem di DPR Saan Mustopa menyebut penaikan ambang batas parlemen bukan semata suara partainya. Banyak partai punya pemikiran yang sama soal batas minimal perolehan suara.
 
"Hampir rata-rata di antara beberapa partai itu ada kesamaan terkait kenaikan ambang batas parlemen," kata Saan kepada Medcom.id, Rabu, 5 Februari 2020.
 
Golkar jadi salah satu partai yang sudah buka suara soal penaikan ambang batas parlemen. Partai berlambang beringin itu sedang mengkaji angka kenaikan sebesar 7 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"PDI Perjuangan juga sudah menyampaikan terkait dengan kenaikan ambang batas itu," ungkap dia.
 
Banyak Partai Menyuarakan Penaikan Ambang Batas Parlemen
Sekretaris Fraksi NasDem di DPR Saan Mustopa. Foto: Medcom/Siti Yona Hukmana
 
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga disebut ingin menaikan ambang batas parlemen. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera ingin syarat minimal perolehan suara partai agar bisa masuk parlemen berkisar 5-7 persen.
 
Sementara, PPP hanya 4,5 persen. Naik sedikit dari ambang batas parlemen sebelumnya yaitu 4 persen. Gerindra dan PKB belum mau buka suara berapa ambang batas yang akan diajukan dalam pembahasan nanti. Namun, keduanya memberi sinyal ingin pula ambang batas dinaikkan.
 
Saan menganggap wajar jika angka kenaikan yang diajukan berbeda. Yang penting, ada keinginan untuk menaikan ambang batas parlemen pada Pemilu mendatang.
 
"Nah dalam proses pembahasan, nanti titik temunya di mana itu akan kita coba jajaki semua. Kita negoisasikan semua," ujar dia.
 

 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif