Wakil Ketua Komisi VI Fraksi NasDem Martin Manurung. Foto: Medcom/Fachrie Audhi Hafiez
Wakil Ketua Komisi VI Fraksi NasDem Martin Manurung. Foto: Medcom/Fachrie Audhi Hafiez

Pemerintah Diminta Tutup Pintu Masuk dan Keluar Jakarta

Nasional Virus Korona virus corona
Medcom • 28 Maret 2020 22:51
Jakarta: Pemerintah diminta menutup pintu masuk dan keluar Kota Jakarta. Hal itu untukmencegah penyebaran virus korona meluas.
 
Wakil Ketua Komisi VI DPR Martin Manurung mengatakan penutupan akses masuk dan keluar Jakarta sudah seharusnya dilakukan karena sebagai episentrum wabah covid-19. Jumlah pasien positif korona pun terus bertambah. Bahkan penyebarannya meluas ke berbagai daerah di nusantara.
 
"Penutupan akses keluar masuk Jakarta diberlakukan untuk masyarakat atau penumpang. Karena penyebaran virus ini lebih banyak karena carrier atau pembawa," kata Martin, Jakarta, Sabtu, 28 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Martin menjelaskan penutupan tidak dilakukan secara menyeluruh. Petugas pengirim barang atau operasi kenegaraan tetap bisa beraktivitas. Sehingga ekonomi negara dan program pemerintah dalam penanganan pandemi korona tetap bisa berlangsung.
 
“Diharapkan pemerintah memutus akses dari maupun ke Ibu kota untuk memutus mata rantai yang semakin banyak. Dan ini hanya sementara hingga keadaan membaik,” ujar Ketua DPP Partai NasDem tersebut.
 
Baca: Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Jadi 603
 
Jumlah pasien positif korona di Indonesia terus melonjak. Ada penambahan 109 kasus menjadi 1.155 orang dinyatakan positif korona per Sabtu, 28 Maret 2020, pukul 12.00 WIB.
 
Pasien yang sembuh dan sudah diperbolehkan pulang bertambah 13 kasus. Total sudah ada 59 pasien yang sembuh dari covid-19.
 
Sementara itu, jumlah pasien yang meninggal bertambah 15 kasus menjadi 102 orang.
 

(AZF)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif