medcom.id, Jakarta: Ketua Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (RUU Pilkada) Abdul Hakam Naja mengatakan hingga pengesahan RUU Pilkada esok, masih ada tiga opsi yang diperdebatkan dalam internal Panja.
"Opsi pertama langsung atau tidak langsung. Kedua paket tidak paket yang dipilih dengan wakil kepala daerah dan ketiga politik dinasti," ujarnya di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Rabu (24/9/2014).
Namun, kata Abdul Hakam, untuk dua opsi yakni paket dan politik dinasti akan dikerucutkan pada rapat siang ini di komisi II, sedangkan terkait langsung atau tidak langsung akan dibawa ke sidang paripurna.
"Kami mengupayakan pengambilan Keputusan tingkat pertama bisa mengerucut pada satu opsi yang mengutamakan musyawarah mufakat. Tetapi kalau tidak bisa dicapai kata sepakat dari fraksi dan pemerintah, jalan paling akhir adalah dengan suara terbanyak," tambah politikus PAN itu.
medcom.id, Jakarta: Ketua Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (RUU Pilkada) Abdul Hakam Naja mengatakan hingga pengesahan RUU Pilkada esok, masih ada tiga opsi yang diperdebatkan dalam internal Panja.
"Opsi pertama langsung atau tidak langsung. Kedua paket tidak paket yang dipilih dengan wakil kepala daerah dan ketiga politik dinasti," ujarnya di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Rabu (24/9/2014).
Namun, kata Abdul Hakam, untuk dua opsi yakni paket dan politik dinasti akan dikerucutkan pada rapat siang ini di komisi II, sedangkan terkait langsung atau tidak langsung akan dibawa ke sidang paripurna.
"Kami mengupayakan pengambilan Keputusan tingkat pertama bisa mengerucut pada satu opsi yang mengutamakan musyawarah mufakat. Tetapi kalau tidak bisa dicapai kata sepakat dari fraksi dan pemerintah, jalan paling akhir adalah dengan suara terbanyak," tambah politikus PAN itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)