Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf. Metro TV
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf. Metro TV

Gus Yahya: Jangan Catut NU untuk Maju Pilpres 2024

MetroTV • 22 Januari 2023 11:13
Jakarta: Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 sudah di depan mata. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf, menolak tegas jika ada calon yang mencatut Nahdlatul Ulama (NU) untuk isu politik.
 
Termasuk saat maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
 
"NU tidak boleh dibawa-bawa atau dicatut untuk kompetisi politik. Jadi kalau nanti ada pilpres misalnya, tidak ada capres atau cawapres atas nama NU," ujar Yahya Cholil Staquf dalam tayangan Metro Pagi Primetime di Metro TV, Minggu, 22 Januari 2023.
 
Baca: Yenny Wahid Ingatkan Capres 2024 Tidak Bermain Politik Identitas

Gus Yahya, sapaan Kiai Yahya Cholil Staquf, menyebut anggota Nahdlatul Ulama yang ingin maju pada Pemilu 2024 mendatang silakan membawa nama pribadi. Unjuk prestasi, kredibilitas, dan track record pribadi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau ada orang NU menjadi capres itu atas nama nama pribadi. berdasar dari kemampuan, prestasi serta kredibilitasnya sendiri," tegas dia.
 
Menurutnya, membawa embel-embel NU dalam kontestasi politik bukanlah suatu yang tepat.  (Natania Rizky)

 
(SUR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif