Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). MI/Susanto.
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). MI/Susanto.

Bawaslu Sebut Generasi Muda Berperan Awasi Pemilu

Antara • 26 Juni 2022 00:01
Jakarta: Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menyebut pentingnya peran generasi muda untuk ikut mengawasi penyelenggaraan Pemilu 2024. Terlebih, angka pemilih muda mencapai 30 persen dari darta pemilih tetap (DPT).
 
"Peran anak muda sangat penting terlibat dalam proses pemilu dan pemilihan yang merupakan amanah kedaulatan rakyat," kata Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda dalam keterangannya, di Jakarta, Sabtu, 25 Juni 2022.
 
Menurut dia, berdasarkan data Pemilu 2019 pemilih muda mencapai 30 persen. Dengan jumlah itu, peran generasi muda dalam proses pemilu tentunya dibutuhkan. Termasuk, soal pengawasan dan pemantauan pesta demokrasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dengan melihat data Pemilu 2019, pemilih muda yang mencapai 30 persen dari daftar pemilih tetap (DPT), tentunya perlu mendukung peran kalangan muda untuk terlibat dalam proses pemilu," tutur dia.
 
Bawaslu bakal memaksimalkan fungsi pencegahan menghadapi Pemilu dan Pilkada Serentak 2024. Pihaknya berharap generasi muda bisa ikut terlibat dalam proses tersebut.
 
"Harapannya generasi muda terlibat dalam proses pemilu dan pemilihan yang menghasilkan kualitas dengan kepercayaan publik, sehingga nantinya jalannya pemerintahan bisa berlangsung baik," ucap dia. 

Baca: Bawaslu Tangsel Buka Pendaftaran Lembaga Pemantau Pemilu


Bawaslu membuka pintu bagi lembaga pemantau pemilu yang ingin terlibat. Saat ini, Bawaslu sedang membuka pendaftaran pemantau pemilu yang diikuti revisi Perbawaslu mengenai pemantau pemilu dengan dasar ingin memperbesar pelibatan publik.
 
"Prinsip kami semakin banyak lembaga pemantau dan semakin banyak masyarakat terlibat mengawasi akan membuat pemilu dan pemilihan menjadi semakin transparan," ujar dia.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif