Jakarta: Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Agus Widjojo menilai masa kedamaian di Asia setelah konflik penyerangan Tiongkok ke Vietnam tahun 1979 semakin meredup. Karena itu, ia menilai kultur strategi Indonesia kini tidak hanya berat ke dalam negeri.
Hal ini disampaikannya dalam forum komunikasi pimpinan Lemhannas RI dengan pemimpin redaksi media massa, di kawasan Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Forum ini membahas serangkaian isu terkait ketahanan nasional secara lebih mendalam.
"Strategi kultur Indonesia yang selalu berat ke dalam harus mulai diseimbangkan untuk melihat ke luar," kata Agus, Rabu, 15 November 2017.
Ia mengingatkan kepada pemerintah untuk merubah cara berpikir tanpa keberpihakan untuk meningkatkan persatuan. Lembaran putih dalam mengawali sebuah masalah akan lebih baik dalam meningkatkan ketahanan nasional.
"Cara berfikir dari lembaran kosong tanpa keberpihakan untuk mengawali sebuah masalah dan mencari solusinya, " pungkas Agus
Jakarta: Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Agus Widjojo menilai masa kedamaian di Asia setelah konflik penyerangan Tiongkok ke Vietnam tahun 1979 semakin meredup. Karena itu, ia menilai kultur strategi Indonesia kini tidak hanya berat ke dalam negeri.
Hal ini disampaikannya dalam forum komunikasi pimpinan Lemhannas RI dengan pemimpin redaksi media massa, di kawasan Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Forum ini membahas serangkaian isu terkait ketahanan nasional secara lebih mendalam.
"Strategi kultur Indonesia yang selalu berat ke dalam harus mulai diseimbangkan untuk melihat ke luar," kata Agus, Rabu, 15 November 2017.
Ia mengingatkan kepada pemerintah untuk merubah cara berpikir tanpa keberpihakan untuk meningkatkan persatuan. Lembaran putih dalam mengawali sebuah masalah akan lebih baik dalam meningkatkan ketahanan nasional.
"Cara berfikir dari lembaran kosong tanpa keberpihakan untuk mengawali sebuah masalah dan mencari solusinya, " pungkas Agus
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AZF)