Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Menag Bahas Moderasi Beragama dengan Menteri Urusan Islam Saudi

Antara • 20 November 2021 23:27
Jakarta: Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas bertemu dengan Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan Arab Saudi Syekh Abdullatif bin Abdulaziz di Mekkah. Keduanya membahas perihal peningkatan kerja sama hingga promosi moderasi beragama.
 
"Hari ini, alhamdulillah saya diterima Menteri Urusan Islam Syekh Abdullatif. Kami berdiskusi tentang rencana peningkatan kerja sama kedua negara dalam berbagai bidang, khususnya bidang dakwah dan penyuluhan Islam serta promosi terhadap moderasi beragama," ujar Yaqut dalam keterangan tertulis, Sabtu, 20 November 2021.
 
Menag mengapresiasi hubungan bilateral dan kerja sama di berbagai bidang antara Indonesia-Arab Saudi yang selama ini berjalan baik. Kedua pihak lalu membahas sejumlah rencana optimalisasi kerja sama kedua negara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pemerintah Terus Lobi Saudi Terkait Pelaksanaan Haji dan Umrah
 
Sejumlah rencana kerja sama yang dibahas, antara lain pertukaran dan pelatihan dai/mubalig; pengelolaan, percetakan, dan pelatihan manajemen percetakan Al-Qur'an; dan pengelolaan wakaf. Yaqut dan Syekh Abdullatif juga menyinggung program Islam wasatiah. 
 
Menag mengatakan rencana kerja sama ini sebenarnya sudah disepakati bersama, tetapi implementasinya terkendala pandemi covid-19. Menag berharap rencana kerja sama ini bisa segera diwujudkan pada 2022.
 
"Tahun depan, Indonesia menjadi pemimpin G20. Kami berharap Saudi bisa hadir untuk menjelaskan tentang Islam wasathiah dan toleransi antarumat beragama," ujar Menag.
 
Sementara itu, Menteri Urusan Islam Syekh Abdullatif menyambut baik rencana kerja sama dalam penguatan moderasi beragama. Kerajaan Arab Saudi, kata dia, sejak dulu terus berupaya menyebarkan prinsip-prinsip Islam yang moderat.
 
"Saudi ingin mewujudkan keadilan dan perdamaian dengan sungguh-sungguh demi lestarinya kebaikan," kata Syekh Abdullatif.
 
Ia mengenal masyarakat Indonesia sebagai orang-orang yang senang kedamaian, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Alhasil, Saudi mengajak Indonesia untuk bersama memerangi terorisme serta penggunaan agama untuk kepentingan politik.
 
"Kami juga mengajak melawan dakwah yang penuh dengan ujaran kebencian, mengajak pada perpecahan dan permusuhan. Dakwah harus mengajak pada kebaikan, rahmah dan nilai-nilai toleransi," jelas Syekh Abdullatif.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif