Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo--Medcom.id/Dheri Agriesta.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo--Medcom.id/Dheri Agriesta.

Oknum Kemendagri Diduga Terlibat Kasus Tercecernya KTP-el

Nasional e-ktp
Faisal Abdalla • 10 Desember 2018 14:35
Jakarta: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo curiga ada motif politik di balik kasus ditemukannya KTP elektronik (KTP-el) di dalam karung beras di Duren Sawit, Jakarta Timur. Tjahjo menyebut kasus tersebut bisa menimbulkan kegaduhan di tahun politik.

"Kalau saya melihat indikasinya ada unsur (motif politik) di sana walau KTP-el itu sudah kedaluwarsa," kata Tjahjo di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Senin, 10 Desember 2018.

Tjahjo menduga pelaku di balik tercecernya KTP-el kedaluwarsa di Duren Sawit sama dengan pelaku sebelumnya. Tjahjo juga menduga ada oknum orang dalam Kemendagri yang terlibat dalam kasus tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Baca juga: 10 Saksi KTP-el Tercecer Diperiksa Dia memastikan pihaknya telah menyiapkan sanksi tegas kepada pihak-pihak yang terbukti melakukan penyalahgunaan terhadap dokumen kependudukan tersebut. Namun begitu, Tjahjo enggan berspekulasi lebih jauh. Menurutnya kasus ini sudah ditangani pihak kepolisian.

"Kami tunggu hasil penyidikan tuntas dari polisi, kami tak mau mendahului polisi," tutur Tjahjo.

Lebih lanjut, Tjahjo meminta semua pihak agar tidak perlu panik. Dia memastikan kasus ini tidak menganggu sistem data kependudukan Kemendagri.

"Ini tidak mengganggu sistem, tetapi memang mereka bisa menimbulkan suasana pertanyaan, apa lagi ini tahun politik," tuturnya.

Sebanyak 2.158 KTP-el yang berada di dalam karung beras ukuran 20 kilogram ditemukan anak-anak yang tengah bermain. Lokasi penemuan di Kampung Bojong Rangkong RT 03, RW 011, Kelurahan Pondok kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur.


(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi