Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Legislator: Spekulasi Calon Kapolri Mengganggu Peluang Kandidat

Nasional kapolri Calon Kapolri
Fachri Audhia Hafiez • 04 Januari 2021 04:00
Jakarta: Anggota Komisi III DPR Arsul Sani menilai spekulasi terkait calon Kapolri memiliki dampak buruk. Hal itu berpotensi mengganggu peluang calon diajukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
 
"Penonjolan nama-nama tertentu di ruang publik khususnya media, malah bisa jadi mempersempit peluang yang bersangkutan untuk diajukan oleh presiden sebagai calon Kapolri ke DPR untuk mendapat persetujuan," kata anggota Komisi III DPR Arsul Sani kepada Medcom.id, Minggu, 3 Januari 2021.
 
Baca: Kompolnas Segera Serahkan Nama Calon Kapolri ke Presiden

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, bursa calon Kapolri tidak perlu spekulasi, apalagi dengan menonjolkan sosok-sosok tertentu. Wakil Ketua MPR ini mendorong proses tersebut diserahkan pada Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) Polri serta penilaian Kepala Negara.
 
Arsul juga enggan mengomentari menguatnya nama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar dalam calon pimpinan Korps Bhayangkara. Komisi III memastikan hanya menguji kepatutan dan kelayakan di DPR sebelum dilantik.
 
"Posisi kami adalah menunggu nama yg akan diajukan oleh Presiden. Siapapun yg diajukan beliau akan kami uji kelayakannya secara proporsional," ucap politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.
 
Sebelumnya, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) tengah memproses pergantian Kapolri. Kompolnas bakal mengajukan beberapa nama ke Presiden Jokowi.
 
Pengajuan juga dilengkapi alasan sosok tersebut dipilih untuk menggantikan Kapolri Jenderal Idham Azis yang pensiun awal tahun 2021.
 
"Hak prerogatif beliau untuk memilih. Kompolnas akan menyerahkan lebih dari satu nama kepada Presiden," kata anggota Kompolnas Poengky Indarti kepada Medcom.id, Sabtu, 2 Januari 2020.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif