Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo/Medcom.id/Damar Iradat
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo/Medcom.id/Damar Iradat

Satgas Covid-19: Pejabat Negara Tak Boleh Berbeda Narasi Soal Larangan Mudik

Nasional Jokowi Mudik Lebaran Virus Korona presiden joko widodo Satgas Covid-19 Ramadan 2021 Idulfitri 2021
Nur Azizah • 03 Mei 2021 16:55
Jakarta: Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan larangan mudik adalah keputusan politik negara. Tidak boleh satu pun pejabat negara berbeda pandangan.
 
"Ini keputusan tunggal, tidak boleh ada pejabat mana pun yang berbeda narasinya dari narasi pusat. Ini adalah keputusan politik negara, kepala negara adalah Bapak Presiden Joko Widodo," tegas Doni di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Senin, 3 April 2021.
 
Doni menyampaikan larangan mudik didasari perhitungan matang. Pemerintah tak mau tsunami kasus covid-19 di India terjadi di Indonesia. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bapak Presiden sudah beberapa kali menegaskan tentang ketentuan mudik dan keputusan ini diambil setelah melalui berbagai pertimbangan, setelah mendapatkan begitu banyak masukan, dan juga data-data yang dikumpulkan selama satu tahun terakhir," kata Doni. 
 
Baca: Hampir Semua Provinsi di Sumatra Mengalami Kenaikan Kasus Covid-19
 
Dia meminta seluruh komponen bangsa betul-betul mengikuti arahan ini. Bila tidak, peningkatan kasus covid diprediksi mencapai 93 persen. 
 
"Kenaikan kasus ini akan diikuti dengan angka kematian yang relatif tinggi," kata Doni. 
 
Sebelumnya, Doni menyebut libur panjang terbukti meningkatkan kasus covid-19. Kasus meningkat 68 sampai 93 persen pada libur panjang Idulfitri 2020. Kemudian, kasus meningkat 58 hingga 119 persen pada libur Kemerdekaan RI.
 
Selanjutnya, kasus meningkat 37 hingga 95 persen pada libur Maulid Nabi. Lalu, kasus meningkat 37 hingga 78 persen saat libur Natal dan Tahun Baru kasus.
 
Lonjakan kasus saat libur panjang membuat rumah sakit rujukan penuh dan kasus covid-19 meningkat cukup tajam hingga lebih dari 10 ribu kasus per hari. Pengalaman tersebut membuat pemerintah melarang mudik pada Lebaran 2021.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif