Jakarta: Kapal Selam KRI Ardadedali-404 bakal menambah kekuatan TNI Angkatan Laut (AL). Alat utama sistem persenjataan (alutsista) pabrikan Korea Selatan itu diharap membuat cuit rival yang ingin mengusik Indonesia.
"Masuknya KRI Ardadedali-404 ke jajaran TNI AL dapat memberikan efek gentar yang tinggi dalam sistem pertahanan negara di kawasan," Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pertahanan (Kapuskom Publik Kemhan) Brigadir Jenderal Totok Sugiharto di Balai Media Kemhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin, 30 April 2018.
Menurut dia, Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu telah meresmikan di Galangan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering Co, Ltd (DSME), Okpo, Korea Selatan, Rabu, 25 April 2018. Letkol Laut (P) Widya Poerwandanu didapuk sebagai komandan KRI Ardadedali-404.
Setelah peresmian, kata Totok, kapal selam tersebut diberangkatkan ke Surabaya, Jawa Timur, tepatnya di Pangkalan Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim). Perjalanan menuju Surabaya menghabiskan waktu selama 20 hari.
Baca: Kapal Selam Ardadedali-404 Perkuat TNI AL
Totok memaparkan kapal selam tersebut memiliki kemampuan melaju dengan kecepatan mencapai 21 knot di bawah air. Selain itu, daya tampungnya 41 orang.
"Kapal selam yang memiliki bobot 1.400 ton dengan panjang 61.3 meter dan lebar 7,6 meter ini diberangkatkan dari Korea Selatan menuju Pangkalan Kamando Armada RI Kawasan Timur Surabaya," imbuh dia.
<iframe class="embedv" width="560" height="315" src="https://www.medcom.id/embed/0k8LM1dk" allowfullscreen></iframe>
Jakarta: Kapal Selam KRI Ardadedali-404 bakal menambah kekuatan TNI Angkatan Laut (AL). Alat utama sistem persenjataan (alutsista) pabrikan Korea Selatan itu diharap membuat cuit rival yang ingin mengusik Indonesia.
"Masuknya KRI Ardadedali-404 ke jajaran TNI AL dapat memberikan efek gentar yang tinggi dalam sistem pertahanan negara di kawasan," Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pertahanan (Kapuskom Publik Kemhan) Brigadir Jenderal Totok Sugiharto di Balai Media Kemhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin, 30 April 2018.
Menurut dia, Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu telah meresmikan di Galangan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering Co, Ltd (DSME), Okpo, Korea Selatan, Rabu, 25 April 2018. Letkol Laut (P) Widya Poerwandanu didapuk sebagai komandan KRI Ardadedali-404.
Setelah peresmian, kata Totok, kapal selam tersebut diberangkatkan ke Surabaya, Jawa Timur, tepatnya di Pangkalan Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim). Perjalanan menuju Surabaya menghabiskan waktu selama 20 hari.
Baca: Kapal Selam Ardadedali-404 Perkuat TNI AL
Totok memaparkan kapal selam tersebut memiliki kemampuan melaju dengan kecepatan mencapai 21 knot di bawah air. Selain itu, daya tampungnya 41 orang.
"Kapal selam yang memiliki bobot 1.400 ton dengan panjang 61.3 meter dan lebar 7,6 meter ini diberangkatkan dari Korea Selatan menuju Pangkalan Kamando Armada RI Kawasan Timur Surabaya," imbuh dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OGI)