Rencana Pertemuan Jokowi-Amien

Jika Pertemuan di Istana Bukan Berarti Amien Rais Melunak

Whisnu Mardiansyah 04 Juni 2018 08:47 WIB
amien rais
Jika Pertemuan di Istana Bukan Berarti Amien Rais Melunak
Ilustrasi--Politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais--Antara/Idhad Zakaria
Jakarta: Pertemuan Presiden Joko Widodo dengan politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais sudah ada dalam rencana presiden. Presiden Jokowi hanya tinggal menentukan waktu pertemuan itu. 

"Sudah ada dalam pikiran presiden. Soal waktu nanti akan dibicarakan presiden dan pembantu-pembantunya," kata Eko Sulistyo, Deputi IV Bidang Komunikasi dan Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden dalam sebuah acara di Jakarta Selatan, Minggu, 3 Juni 2018.

Dia menghaormati sikap Amien Rais yang enggan jika pertemuan digelar di Istana Negara. Soal masalah tempat bukan menjadi persoalan jika pertemuan keduanya benar terealisasi.


"Ya itu hak Pak Amien. Pertemuan itu bisa di mana saja. Tapi kan ini menyangkut soal di satu sisi seorang presiden dan di satu sisi juga tokoh politisi senior. Saya kira bisa di mana saja. Dalam pengertian tempat yang layak," jelasnya. 

Baca: Pertemuan Jokowi-Amien Diyakini Meneduhkan

Dia tak ingin ada anggapan tempat pertemuan menjadi kemenangan salah satu pihak. Jika pertemuan digelar di Istana Negara bukan berarti Amien Rais melunak kepada pemerintah. Begitupun sebaliknya. 

"Persoalan tempat menurut saya tidak harus menjadi satu yang dinilai ini yang menjadi kemenangan di satu pihak. Namanya bertemu kalau enggak punya kepentingan bersama, kemudian dilihat secara bersama untuk kebaikan bangsa pasti engga akan bisa bertemu akhirnya," jelasnya. 



Pertemuan pun jangan dianggap ada kesepakatan politis di antara keduanya. Kedua belah pihak bisa mengesampingkan kepentingan masing-masing. 

"Yang penting tujuan pertemuan itu misalnya, bisa melampui kepentingan dua pihak yang bertemu. Tentu kepentingan untuk bangsa itu yang paling penting," pungkasnya. 



(YDH)